Rabu, 20 Juni 2018

Pengoperasian Mulur dari Target, Fasilitas ”Interchange” Hilang Dicuri

SERANG, (KB).- Sejumlah fasilitas interchange atau jalan simpang susun yang terletak di Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang banyak yang hilang dicuri. Hal tersebut terungkap setelah tim besar, terdiri atas Kementerian Perhubungan (Kemenhub), BPJT, Kementerian PUPR, dan Dirlantas Polri melakukan pengecekan uji kelayakan proyek tersebut, belum lama ini.

Kepala Bidang Bina Marga pada DPUPR Kabupaten Serang, Roni Natadipraja mengatakan, tim besar dari pusat sudah melakukan pengecekan tahap awal, hasilnya ada beberapa catatan yang harus dilengkapi. “Catatan itu berkaitan dengan adanya beberapa kelengkapan fasilitas interchange yang hilang dicuri,” katanya kepada Kabar Banten, Senin (12/2/2018). Ia mengungkapkan, fasilitas interchange yang hilang, di antaranya kabel, rambu, dan reseptor. “Ketahuannya pas ada pengecekan tahap awal itu,” tuturnya.

Padahal, menurut dia, selama ini di lokasi interchange ada dua petugas yang berjaga. “Di sana ada petugas yang jaga, kami bayar mereka, tapi mungkin itu kan sangat luas sekali, sedangkan yang jaga cuma dua orang, sehingga ada beberapa fasilitas yang hilang diambil orang,” ujarnya.  Ia menuturkan, saat ini pihaknya sedang memasang kembali sejumlah fasilitas yang hilang. “Sekarang sedang proses kami kerjakan lagi. Nanti setelah dipasang ada pengecekan tahap selanjutnya,” ucapnya.

Meski demikian, dia optimistis, pembukaan interchange akan dilakukan secepatnya, karena pihaknya juga menargetkan penyelesaian catatan yang diberikan tim besar dari pusat akan selesai dalam dua pekan. “Saya janjinya ke BPJT itu dalam waktu dua minggu menyelesaikan semua yang jadi catatannya. Untuk pembukaannya direncanakan akan dilakukan bersamaan dengan kedatangan Presiden Joko Widodo bulan depan (Maret),” katanya.

Pengoperasian mulur dari target

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang merencanakan membuka interchange akhir Februari, untuk itu pemkab juga sudah layangkan surat ke Presiden terkait permohonan kesediaan Presiden untuk meresmikan interchange bersamaan dengan hari groundbreaking Jalan Tol Serang-Panimbang.

Sementara, Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa mengatakan, saat ini kelengkapan untuk pembukaan interchange sudah mencapai 98 persen, karena pemeriksaan oleh tim besar dari pusat juga sudah dilakukan. Untuk pembukaan interchange rencananya akan dilakukan pada Ahad (11/3/2018).

“Tim besar dari pusat sudah menilai secara teknisnya. Kemudian, rencana pembukaan Ahad (11/3/2018) itu nanti bareng dengan groundbreaking Tol Serang-Panimbang,” ujarnya. Ia menuturkan, selain melengkapi fasilitas yang masih kurang, saat ini pihaknya juga masih terus mengejar penandatangan MoU dengan perusahaan. “Tetap berjalan dan sekarang masih (kejar dana sharing), uji kelayakan kan sudah oke,” ucapnya. (DN)***


Sekilas Info

Para Calon Anggota Legislatif Wajib Tahu Ini

SERANG, (KB).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengganti Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 dengan Peraturan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *