Pengerjaan Proyek Infrastruktur, Presiden Undang Pengusaha Lokal

Gubernur Banten, Wahidin Halim mendampingi Presiden Joko Widodo pada acara pembukaan Sidang Dewan Pleno II dan Rapat Pimpinan Nasional Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, di Hotel Novotel Tangerang City, Kota Tangerang, Banten, Rabu (7/3/2018).*

Presiden Joko Widodo mengundang para pengusaha lokal di daerah untuk turut serta terlibat dalam proyek infrastruktur yang kini sedang digencarkan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutan Pembukaan Sidang Dewan Pleno II dan Rapat Pimpinan Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tahun 2018 di Tangerang mengatakan, proyek infrastruktur di beberapa daerah banyak yang belum melibatkan pengusaha-pengusaha lokal.

“Jalan tol misalnya yang dikerjakan di Sumatera Utara kemudian juga Trans Papua yang dikerjakan di Papua maupun Papua Barat yang belum banyak melibatkan pengusaha-pengusaha lokal,” kata Presiden, Rabu (7/3/2018). Presiden berharap para pelaku usaha muda di tanah air khususnya yang tergabung dalam Hipmi dapat berpartisipasi dalam proyek di Papua Barat dan Sumatera Utara. Presiden bahkan meminta jika ada pengusaha muda anggota Hipmi yang berminat agar dipertemukan langsung dengannya. “Tolong nanti Pak Ketua Hipmi beserta tadi yang dari Papua Barat maupun Sumut nanti ditemukan dengan saya,” katanya.

Presiden mengundang ke Istana secara khusus agar ruang-ruang proyek infrastruktur yang ada juga bisa dinikmati dan digarap oleh pengusaha-pengusaha di daerah. Pada kesempatan yang sama ia mendorong para pengusaha muda untuk kreatif dan inovatif dalam menggarap peluang yang ada. “Saya kemarin melihat seperti misalnya jaket yang dikerjakan secara handmade dilukis secara handmade. Saya kira ini pasar yang besar apabila bisa marketing keluar,” katanya.

Hal itu juga bisa dilakukan misalnya untuk sepeda motor custom yang sempat dipesan oleh Jokowi beberapa waktu lalu. “Saya kira kalau ini bisa dikembangkan dalam volume dalam jumlah yang besar saya meyakini bahwa industri kita ekonomi kita akan bisa lebih baik,” tuturnya.

Sementara itu, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta para pengusaha di daerah dapat dilibatkan dalam proyek-proyek pembangunan infrastruktur di tempatnya masing-masing. “Izin Pak Presiden, selama 52 kilometer tol dibangun, kami pengusaha lokal hanya menonton saja, kami ingin pengusaha daerah dilibatkan,” ucap Ketua Hipmi Sumatera Utara Mazz Reza Ananta saat menyampaikan sambutan di depan Presiden Joko Widodo. Reza mengapresiasi Pemerintahan Presiden Jokowi yang telah merealisasikan pembangunan infrastruktur, antara lain jalan tol di Sumatera Utara sepanjang 52 kilometer. Dia menambahkan, selama 30 tahun baru kali ini pembangunan jalan tol dapat terealisasi dengan baik.

Selain itu, Ketua Hipmi Papua Barat Adriana Imelda Daat menjelaskan keterlibatan pengusaha lokal diperlukan dalam pembangunan infrastruktur di daerah. “Pertumbuhan ekonomi di Papua dan Papua Barat belum signifikan. Kami merasa ini adalah kurang dilibatkannya kami, pengusaha lokal,” ujar Adriana.
Meski demikian, masyarakat di Papua dan Papua Barat mengapresiasi pembangunan yang mulai dilakukan di provinsi paling timur di Indonesia itu.

Merespons permintaan para Ketua Hipmi daerah itu, Presiden Jokowi langsung mengonfirmasinya dengan mengundang para ketua itu untuk berkunjung ke Istana Kepresidenan membahas peluang usaha yang bisa dimanfaatkan pengusaha lokal.
Guna membantu pertumbuhan UKM, pemerintah juga akan menurunkan besaran pajak atas Usaha Kecil Menengah (UKM) dari 1 persen menjadi 0,5 persen pada akhir Maret 2018.

Sementara Gubernur Banten Wahidin Halim yang mendampingi Presiden Jokowi ikut mengajak pelaku usaha muda yang tergabung dalam Hipmi untuk berkontribusi membangun Banten. “Tadi teman-teman Hipmi sudah menyampaikan ingin berbuat untuk Banten. Saya apresiasi dan terima kasih bagi pengusaha muda yang ingin sama-sama memajukan Banten, khususnya meningkatkan ekonomi dan pembangunan,” tutur Wahidin usai acara. (Dewi Agustini)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here