Minggu, 23 September 2018
Sebuah truk pasir yang mengangkut pasir basah sedang melintasi jalan raya Rangkasbitung-Leuwidamar, Ahad (25/2/2018).*

Pengemudi Manfaatkan Hari Libur, Truk Pasir Raksasa Kian Nekat

LEBAK, (KB).- Para sopir truk angkutan pasir yang melintasi Jalan Cimarga-Rangkasbitung kini semakin nekat. Setiap hari libur pada Sabtu dan Ahad, para sopir truk raksasa itu seenaknya mengangkut pasir basah melebihi kapasitas (overload).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Kabar Banten dari sejumlah sopir truk, alasan para sopir truk sering mengangkut pasir melebihi kapasitas pada hari Sabtu dan Ahad, karena pada dua hari tersebut jarang sekali terlihat petugas Dinas perhubungan (Dishub) maupun Satuan polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Lebak, berpatroli di Jalan Cimarga-Rangkasbitung.

Salah seorang sopir truk yang sedang mengangkut pasir melebihi kapasitas, yang mengaku bernama Tani mengatakan, setiap libur Sabtu dan Ahad dirinya bisa mengangkut pasir dengan jumlah banyak atau melebihi kapasitas. Dengan memanfaatkan hari libur yang diyakini aman karena tidak ada atau jarang ada petugas Dishub maupun Satlantas Polres Lebak.

”Kalau di hari kerja, saya tidak berani mengangkut pasir hingga melebihi kapasitas karena sudah pasti banyak petugas berwenang yang patroli, dan pasti akan memberikan sanksi. Tetapi berbeda dengan hari libur, saya dan seluruh sopir truk lainnya sangat leluasa mengangkut pasir hingga melebihi kapasitas,” kata Tani, Ahad (25/2/2018).

Agus, yang juga sopir truk pasir yang sering melintasi Jalan Cimarga-Rangkasbitung menambahkan, selama ini dirinya mengangkut pasir sesuai kapasitas. Namun, karena teman-teman sesama sopir truk banyak yang mengangkut pasir hingga overload setiap hari libur Sabtu dan Ahad, maka dirinyapun ikut-ikutan. ”Sayapun tidak berani mengangkut pasir hingga overload, terkecuali pada hari Sabtu dan Ahad saja. Lumayan lah pak buat sampingan, karena kelebihan pasirnya kita jual di tengah jalan, istilahnya berakan,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Bagian Operasional Dishub Lebak, Wira menegaskan, jika benar pada hari libur Sabtu dan Ahad sering dimanfaatkan para sopir truk untuk mengangkut pasir hingga overload, maka pihaknya akan melakukan pencegahannya. Bahkan, jika ada yang dipergoki mengangkut pasir hingga overload, maka pihaknya tidak akan segan-segan untuk menindaknya.

”Selama ini saya belum pernah mendengar ada truk yang mengangkut pasir hingga melebihi kapasitas di hari libur. Karena itu, untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut, mulai minggu depan saya akan langsung terjun ke Jalan Cimarga-Rangkasbitung,” katanya. (Lugay/Job)***


Sekilas Info

Ini Cara Bulog Lebak-Pandeglang Jaga Kekompakan Kerja

LEBAK, (KB).- Perum Badan urusan logistik Subdivisi Regional (Bulog Subdivre) Lebak-Pandeglang mengelar acara family gathering, berlokasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *