Pengelolaan Parkir Pasar Badak Dilelang

PANDEGLANG, (KB).- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang Dadan Tafif Daniel mengatakan, untuk pengelolaan parkir Pasar Badak saat ini sudah melalui tahapan proses lelang.

Namun, kata dia, hingga kini belum ada pihak ketiga yang ingin mengelola parkir tersebut, untuk itu pihaknya berencana melakukan lelang ulang.

“Ia memang, sudah tiga kali dilelang tapi belum ada yang mau. Nanti awal tahun 2020 pasnya bulan Januari kami lelang lagi, semoga saja nanti banyak peminatnya,” kata Dadan, Jumat (12/7/2019).

Menurut Dadan, pihak ketiga yang akan mengelola parkir Pasar Badak harus menyetor pendapatan asli daerah (PAD) setiap tahunnya sekitar Rp 500 juta.

“PAD khusus untuk parkir pasar saja segitu. Itu pun kami nilai tidak terlalu besar karena PAD parkir pasar yang masuk bisa melebihi target PAD yang sudah kita tetapkan,” ucapnya.

Dadan menjelaskan, dilelangnya pengelolaan parkir di pasar tersebut agar lebih efektif dan efisien. Sehingga PAD yang masuk lebih meningkat sebagai bentuk untuk mendorong percepatan pembangunan.

“Memang, pada prinsipnya pengelolaan retribusi parkir yang dikelola oleh pihak ketiga lebih praktis dan dapat dipertanggungjawabkan serta optimalisasi PAD yang masuk,” tuturnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Pandeglang Wawan Suwandi menambahkan, selain untuk meningkatkan PAD parkir, pengelolaan parkir Pasar Badak bertujuan untuk mengurangi kemacetan.

“Semoga dengan adanya pengelolaan parkir Pasar Badak oleh pihak ketiga, manajemen parkirnya bisa lebih tertata dan tidak membuat wilayah pasar menjadi macet. Sehingga kami berharap memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang sering mengeluh kemacetan karena banyaknya kendaraan yang parkir di badan jalan,” tuturnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here