Pengelola Pasar Bayah Dikaji Ulang

Dedi Setiawan, Kepala bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Disperindagpas Kabupaten Lebak.*

LEBAK, (KB).- Dinas perindustrian perdagangan dan pasar (Disperindagpas) Lebak akan mengkaji ulang izin pengelolaan pasar Bayah oleh CV Rakha. Itu dilakukan, karena izin pengelolaan tersebut bertentangan dengan Peraturan daerah (Perda) Nomor: 7 tahun 2010.

Kepala bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Disperindagpas setempat, Dedi Setiawan mengatakan, pelaksanaan tata kelola pasar diantaranya pada penitipan kendaraan tidak sesuai Perda Nomor: 7 tahun 2010 tentang pelayanan pasar.

“Pengelola pasar oleh CV Rakha tidak sesuai dengan petunjuk teknis, bahkan jauh dari amanat Perda,” kata Dedi Setiawan, Ahad (10/5/2020).

Menurut dia, hal paling menonjol yang menyalahi aturan, yaitu berkaitan dengan penitipan kendaraan yang memungut uang masuk pasar tidak sesuai kriteris. Karenanya, pihaknya mengimbau tidak ada lagi kegiatan pungutan parkiran seperti biasanya.

“Tidak boleh ada pungutan parkir, itu sesuai dalam amanat Perda,” katanya.

Ia mengatakan, pelanggaran yang dilakukan pihak pengelola diketahui setelah pihknya melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) ke pasar tersebut. Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi dan keluhan masyarakat soal adanya aktivitas pungutan liar di pasar Bayah.

“Hasilnya, diketahui bahwa pengelola Pasar terutama pada parkiran menyeleweng dari prosedur dan ketentuan yang ada. Maka untuk memberikan rasa nyaman terhadap masyarakat, kami akan mengkaji ulang izin dari CV Rakha sebagai pihak ketiga. Termasuk akan mengkaji ulang kerjasama penitipan kendaraan dengan CV Rakha,” katanya. (DH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here