Pengelola ”Home Stay” Butuh Pembinaan

pengelola home stay

Pengelola home stay mengharapkan adanya pembinaan dari instansi terkait, yakni Dinas Pariwisata kabupaten/kota maupun provinsi dalam hal meningkatkan kemampuan dalam mengelola home stay di sekitar destinasi wisata. Selama ini, pembinaan baru menyasar kebanyakan untuk pengelola vila.

“Kami rasakan, kalau ada pembinaan, pengelola home stay masih banyak yang terlewatkan. Padahal, home stay juga memiliki dampak dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata,” kata seorang pengelola home stay di Kawasan Wisata Tanjung Lesung, Risno saat berkunjung ke Redaksi Kabar Banten, kemarin.

Ia menuturkan, keberadaan home stay di Kawasan Tanjung Lesung sekitar 45 rumah. Menurut dia, meningkatnya home stay tentu akibat peningkatan wisatawan. “Pada saat libur, wisatawan yang ke Tanjung Lesung makin meningkat. Demikian juga yang berlibur ke Pulau Liwungan,” ujarnya.

Ia mengharapkan, agar peningkatan kunjungan wisatawan juga didukung dengan pembinaan terhadap pemangku kepentingan pariwisata. Salah satunya pengelola home stay. “Memang ada beberapa dilakukan pembinaan dari pemerintah. Tetapi, kebanyakan pengelola vila.

Verifikasi Pengelola Home Stay

Ia mengharapkan, adanya verifikasi terhadap pengelola home stay, sehingga saat melakukan pembinaan, pemerintah tidak salah sasaran. Pengelola home stay yang lain, Abdullah mengatakan, dengan adanya pembinaan dari pemerintah, pengelola home stay akan makin meningkat kemampuannya dalam pengelolaan home stay.

Muhammad Arief Kirdiat dari Asosiasi Pengelola Home Stay menuturkan, pihaknya sedang melakukan verifikasi terhadap pengelola home stay di Banten.  “Verifikasi pengelola home stay ini penting sebagai data base. Tentu harapan kami, pengelola home stay harus dilibatkan dalam sektor pariwisata,” tuturnya. (Suni/”KB”)***

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here