Selasa, 18 Desember 2018

Pengedar Pesan Ekstasi dari Belanda Pakai Bitcoin

TANGERANG, (KB).- Praktik perdagangan narkotika dan obat-obatan yang masuk dalam kategori terlarang oleh undang-undang semakin beragam cara penyebarannya. Bahkan peredaran barang haram tersebut pun kini seiring sejalan dengan semakin cepatnya perkembangan teknologi informasi dan transaksi keuangan non tunai (cashless).

Terbaru, seperti yang diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangsel AKBP Heri Istu Hariono, Rabu (7/2/2018), mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap pengiriman paket bahan dasar ekstasi (MDMA) yang berasal dari Belanda yang dikirimkan ke wilayah Tangsel.

”Hasil kerja sama dengan P2 (Pengawasan dan Pelayanan) Bea dan Cukai dan Kantor Pos diungkapkan ke kita ini ada bahan mencurigakan mohon untuk ditindaklanjuti dan berhasil diungkap pengiriman bahan dasar ekstasi dari Belanda,” ujarnya.

Dari pengungkapan yang dilakukan pada Rabu (31/1/2018) lalu tersebut, pihaknya berhasil mengamankan seorang pelaku pemilik bahan dasar ekstasi seberat 5,90 gram berinisal RU (32) warga asal Malang Jawa Timur yang berdomisili di Tangsel. Bahan dasar pembuat ekstasi (MDMA) tersebut diperoleh tersangka RU dengan cara bertransaksi melalui web online ke negara Belanda menggunakan uang virtual atau bitcoin,” tutur Heri.

Hingga saat ini, Heri menjelaskan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan peredaran gelap narkotika internasional asal Belanda dengan cara bertransaksi menggunakan web online dan uang virtual (Bitcoin). “Tersangka ini luar biasa, lulusan SMP tapi punya kemampuan luar biasa mengeksplore Hp-nya. Dia cari black market, situsnya bukan orang biasa yang bisa (mengaksesnya),” kata Heri.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat pasal 115 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 8 miliar. (DA)***


Sekilas Info

56 Aset Bakal Diserahkan saat HUT Kabupaten Tangerang

TANGERANG, (KB).- Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyatakan akan menyerahkan 56 bidang aset milik Pemerintah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *