Pengawasan Pendatang Diperketat

CILEGON, (KB).- Pasca-Lebaran Idulfitri 1439 Hijriah, arus transmigrasi dari Pulau Sumatera ke Jawa, khususnya Kota Cilegon harus segera diawasi secara ketat untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, Kota Cilegon memang biasa kedatangan pendatang baru dari luar kota. Para pendatang yang akan mengadu nasib di Kota Cilegon biasanya bertambah.

“Kami tidak melarang orang bekerja di Cilegon, tapi surat kependudukan harus lengkap, kalau tidak lengkap. Ini untuk mengantisipasi adanya tindak kejahatan yang tidak diinginkan,” katanya, Jumat (22/6/0218).

Pihaknya juga sudah meminta kepada Polres Cilegon dan Kodim 0623 Cilegon memaksimalkan fungsi Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Selain itu, pihaknya juga akan meminta kepada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon melakukan penertiban dengan razia yustisi.

“Itu untuk mengantisipasi adanya pendatang baru yang surat domisili dan data kependudukannya tidak jelas serta meminimalisasi adanya pekerja malam dari luar kota yang masuk Cilegon,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-undangan pada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon, Sofwan Maksudi mengklaim, razia yustisi sudah rutin dilakukan pascalebaran. Kegiatan tersebut, dilakukan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2015 tentang Administrasi Kependudukan.

“Razia ini juga untuk mendata warga serta mengantisipasi adanya pendatang baru yang tidak mempunyai pekerjaan jelas dan beurjung pada pekerjaan di tempat hiburan malam,” ucapnya.

Menurut dia, beberapa wilayah yang banyak rumah kos, seperti di Kecamatan Cilegon, Cibeber, dan kecamatan lain akan menjadi perhatiannya. Ia berharap, tidak banyak pendatang baru yang identitasnya tidak jelas.

“Kalau tidak punya identitas jelas dan tidak punya surat keterangan pindah atau tidak lapor RT (rukun tetangga) setempat bisa saja kami kembalikan ke daerah asal,” tuturnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here