Penertiban PKL Stadion Maulana Yusuf Kota Serang Ditunda

SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menunda relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari Kawasan Stadion Maulana Yusuf ke eks Pasar Kepandean yang sebelumnya direncanakan akhir 2018. Alasannya, fasilitas di tempat relokasi belum optimal.

“Proses pemindahan PKL akan tertunda dengan mempertimbangkan masih belum maksimalnya fasilitas di Kepandean. Maka, ada kemungkinan belum dapat terealisasi,” kata Wakil Wali Kota Serang, Subadri Ushuludin kepada wartawan, Kamis (27/12/2018). Meski begitu, dia memastikan relokasi para PKL tetap akan selesai sesuai dengan janji program 100 hari kerja.

“Awalnya kan ingin akhir 2018 ini sudah pindah. Tapi, karena sarana prasarana masih kurang, paving block belum, aspal belum, kami coba perlahan-lahan saja dulu. Jadi, jika ada yang bisa dipindahkan bulan ini, pelan-pelan kami pindahkan sambil lihat saja,” ujarnya.

Ia menuturkan, anggaran rehabilitasi Kepandean pada APBD Perubahan 2018 masih minim, sehingga baru sebagian kecil fasilitas yang sudah disiapkan. Pihaknya juga tidak ingin membebani para PKL dengan fasilitas yang masih belum maksimal tersebut.

Ia mengatakan, para PKL yang akan dipindahkan, adalah yang sebelumnya terdata sebagai PKL di Alun-alun Kota Serang oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperdaginkop) dan UKM. “Jadi ini sebab akibat awalnya dari penertiban di alun-alun. Kemudian, sekarang akan ditertibkan lagi. Tidak lebih tidak kurang sesuai dengan data dari Disperindagkop,” ucapnya.

Ia menuturkan, adapun untuk beberapa pedagang dan PKL yang tidak terdata saat ini akan dicarikan solusi terbaik. “Mereka adalah saudara kami juga, jadi nanti kami akan coba cari solusinya,” katanya.

Kasi Ops pada Satpol PP Kota Serang, Saeful Anwar mengatakan, kemungkinan penertiban pedagang di Kawasan Stadion Maulana Yusuf Ciceri mundur jadwal. Hal tersebut mengingat pada Sabtu (29/12/2018) merupakan Sabtu yang bertepatan dengan hari libur.

“Jadwal yang ada kan Sabtu (29/12/2018), sementara Sabtu libur. Mungkin diperkirakan akan dieksekusi pada Senin (31/12/2018). Berdasarkan surat yang pak wali kota (Syafrudin) tanda tangani, mungkin pak wali juga akan turun langsung,” ujarnya.

Sementara, Kabid Pengelolaan Pasar pada Disperdaginkop Kota Serang, Jhoni Manahan mengatakan, tempat relokasi di Kepandean sudah siap untuk menampung PKL dari stadion. Menurut dia, banyak masyarakat yang protes sarana olah raga di Kawasan Stadion Maulana Yusuf terganggu. Jadi, tutur dia, semua PKL harus ditertibkan.

“Tempat relokasi PKL di Kepandean sudah dibersihkan semua. Mereka tinggal menempati saja, sudah siap,” ucapnya.

Sementara, pantauan di kawasan stadion Kamis (27/12/2018), para pedagang masih bertahan di lokasi tersebut. Seorang pedagang, Eni menuturkan, surat pemberitahuan tersebut sudah diterimanya beberapa hari lalu. Dalam surat tersebut, tertulis jika penertiban akan dilaksanakan pada Sabtu (29/12/2018).

“Sudah ada. Kalau di surat tanggal 29 Desember. Tapi, harapannya enggak jadi,” katanya yang punya lapak di sebelah belakang stadion tersebut, saat ditemui kemarin. Ia belum mengetahui akan direlokasi atau hanya ditertibkan saja. Ia enggan jika harus berjualan di Kepandean. “Kan gak tahu, terus pengunjungnya juga siapa,” ucapnya. (Masykur/TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here