Penerjemah Alquran dari Libanon

Ilzamudin Ma'mur

Oleh : Ilzamudin Ma’mur

Islamic civilization is first and foremost a civilization of books. Throughout its history, books dominated Muslim thought, history and culture, and did so at an un-precedented level, the like of which was unknown and unheard of in human history. It is true that books played an equally important role in the formation and evolution of many other world cultures and civilisations. However, it is only the Islamic civilization that can proudly claim to be based on a single book, namely the Quran. (Muhammad Moljum Khan, 2017).

Berawal sebagai sarjana filsafat dengan karyanya yang sangat monumental dan kini klasik A History of Islamic Philosophy, bahkan telah pula diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Majid Fakhry pun tertarik untuk menerjemahkan Alquran ke dalam bahasa Inggris. Untuk memuluskan proyek spiritualnya tersebut, Fakhry harus pergi jauh ke al-Azhar guna mendapat dukungan dan legalitas bagi karyanya tersebut dan berhasil. Terbitan terakhir 2015, adalah edisi kelima dari karyanya. Berawal diniatkan sebagai karya kolaboratif, akhirnya Fakhry harus mewujudkannya sendirian. Jadilah Fakhry sebagai filosuf atau pakar filsafat Libanon pertama yang menerjemahkan Alquran ke dalam bahasa Inggris modern.

Biografi intelektual

Majid Fakhry lahir pada 6 Januari, 1923 di Zerarieh, wilayah Distrik Zidon, Lebanon Selatan. Pendidikan awal Fakhry diselesaikan di Libanon hingga tingkat bacallaureat. Pendidikan tingkat master Fakhry diselesaikan di University of Beirut, Libanon, sedangkan Ph.D.nya diperoleh dari University of Edinburg, Inggris.

Saat ini Majid Fakhry adalah profesor emeritus bidang filsafat di Universitas Amerika Beirut. Sebelumnya Fakhry adalah profesor dan visiting profesor di beberapa universitas terkemuka di dunia. Antara lain beliau mengajar di Lebanese National University, Libanon, SOAS, Universitas London, Inggris, dimana penerjemah Alquran lain kini mengajar, MAS Abdel Halim, University of California at Los Angles, Georgetown University, Columbia University, Princeton University, ketiganya di Amerika Serikat, dan Kuwait University, Kuwait, di Timur Tengah.

Sebagai akademisi, banyak karya yang telah dihasilkan Majid Fakhry, antara lain: 1) Islamic Philosophy (2016), 2) Islamic Philosophy : A Beginner’s Guide (2009), 3) Islamic Occasionalism and its Critique by Averroes and Aquinas (2007), 4) A History of Islamic Philosophy (1983/2004), 5) An Interpretation of the Quran: English Translation of the Meaning (2002), 6) Islamic Philosophy, Theology, and Mysticism (2000), 7) Al-Farabi, Founder of Islamic Neoplatonism : His Life and Influence (2002), 8) Averroes: His Life, Work and Influence (2001), dan 9) Ethical Theories in Islam (1997).

Karya terjemahan Alquran

An Interpretation of the Quran: English Translation of the Meanings adalah karya terjemahan Fakhry yang telah mendapatkan legimitasi dari al-Azhar University, Kairo, Mesir, pusat kajian Arab dan Islam dunia. Pada mulanya karya ini diniatkan untuk dikerjakan sacara kolaboratif bersama koleganya almarhum Dr. Mahmud Zayid, yang juga profesor sejarah dan arkeologi di Universitas Amerika Beirut. Tetapi niat awal tidak terwujud, karena kolega tersebut telah terlalu cepat kembali dipanggil Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Proyek terus berjalan bertahun-tahun hingga akhirnya selesai.

Terjemahan ini pun diterbitkan dengan model bilingual yakni dengan penyajian teks bahasa Arab dan teks terjemahan bahasa Inggris pada halaman yang sama bersebelahan secara linier. Cetakan pertama dan kedua diterbitkan Ithacha Press pada tahun 1997 dan 2001, lalu cetakan revisi berikutnya diterbitkan oleh New York University Press, pada 2002, 2004, dan 2015. Kedua penerbit ini berada di Amerika Serikat. Dalam terjemahan ini Fakhry menawarkan pengalihan makna Alquran ke dalam bahasa Inggris secara komprehensif dan akurat.

Suatu terjemahan yang jelas dan lugas, satu-satunya terjemahan yang ada oleh penutur asli Arab, yang layout isinya dengan format dua kolom saling berhadapan antara teks Arab dan terjemahannya agar memungkinkan khalayak pembaca melakukan perbandingan ayat demi ayat secara cermat. Selain itu, tujuan dari karya baru ini adalah sesetia mungkin terhadap teks Arab Alquran, untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terdapat pada karya-karya terjemahan terdahulu dan untuk menggunakan idiom bahasa Inggris yang sederhana dan mudah terbaca. Selain pendahuluan singkat di awal, beberapa catatan minimal diberikan terhadap teks yang relevan, terutama kata-kata konsep tertentu. Topik indeks dan indeks surat juga diberikan.

Akhirnya, berkaitan dengan karya ini juga Haleem, Andrew Rippin, peneliti kajian Islam dan profesor sejarah dan Dekan Fakultas Humaniora Universitas Victoria, British Columbia, Kanada, sebagai mitra bestari karya terjemahan tersebut berpendapat bahwa “And yet, as always, the more opinions about the meaning of the text that one can gather from various translations, the clearer one’s understanding may be of any given Qur’anic passage,”… namun, memang selalu demikian adanya, semakin banyak pandangan tentang makna suatu teks yang dapat orang kumpulkan dari berbagai terjemahan, maka mungkin semakin jelas pandangan seseorang tentang suatu pesan Quran tertentu.

Dengan demikian, umat Islam harus sealu terikat pada kitab, sebagimana dikatakan dalam epigraf di atas bahwa Peradaban Islam pertama dan utama adalah peradaban kitab. Sepanjang sejarahnya, kitab mendominasi pemikiran, sejarah, kebudayaan Muslim, dan mendominasi sedemikian rupa pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang semacamnya tidak dikenal dan tidak terdengar dalam sejarah manusia. Adalah benar bahwa kitab memainkan peran yang sama pentingnya dalam reformasi dan evolusi banyak budaya dan peradaban dunia lain. Akan tetapi, hanya peradaban Islam lah yang dapat dengan bangganya mengklaim didasarkan pada kitab tunggal, namanya Alquran yang diambil dari Great Muslims of The West : Makers of Western Islam (2017). Wallahui a’lam bi al-shawab!!! (Penulis adalah Wakil Rektor I UIN SMH Banten)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here