Penerapan SSA di Kota Serang Harus Matang

SERANG, (KB).- Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, pemberlakuan Sistem Satu Arah (SSA) atau one way di Kota Serang harus diperhitungkan secara matang.

Oleh karena itu, pihaknya mengikuti semua prosedur yang harus dilalui. “Setiap program itu pasti ada tindak lanjutnya. Ini kan agar benar-benar satu arah. Jadi harus benar-benar matang,” kata Subadri, Selasa (14/5/2019).

Subadri mengatakan, saat ini pemkot masih menunggu rekomendasi dari Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat berkaitan dengan kewenangan jalan.

“Kalau rekomendasi kan ini kewenangannya mereka, jadi mereka yang mengeluarkan rekomendasi dan jalan negara. Sementara pemkot sedang menunggu rekomendasinya. Kemudian keputusannya juga kan dari situ, dipatenkan atau tidaknya sesuai rekomendasi itu,” katanya.

Menurutnya, penerapan SSA di jalanan Kota Serang sangat bermanfaat mengurai kemacetan dan memudahkan pengguna jalan, serta dapat mempersingkat waktu.

“Saya rasa SSA ini banyak manfaatnya ya. Tapi tetap kami harus persiapkan juga segala sesuatunya. Ini kan agar SSA ini benar-benar berjalan dengan baik. Biar satu arahnya benar-benar satu arah. Jadi tidak sembarangan, masih harus butuh proses lain-lain juga,” ujarnya.

Menurutnya, tertundanya kelanjutan SSA ini bukan berarti ditiadakan atau berhenti. Akan tetapi masih menunggu proses administrasi, sehingga pihak terkait memberhentikan sementara sampai prosesnya selesai.

Rencana uji coba Sistem Satu Arah (SSA) atau one way tahap tiga di Kota Serang ditunda. Hal tersebut karena pemkot harus terlebih dahulu memenuhi beberapa hal berkaitan dengan rekomendasi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten dan Kementerian Perhubungan, serta Peraturan Wali Kota (Perwal).

Beberapa hal yang harus terpenuhi, yaitu aspek keselamatan meliputi median jalan dan radius tikung. Kemudian rekomendasi, Perwal, dan rambu-rambu lalu lintas. Apabila semua unsur tersebut terpenuhi, SSA sudah bisa diuji coba.

“Diharapkan proses untuk keluarnya rekomendasi itu tidak lama dan akan dijadikan dasar oleh kami untuk pembuatan Perwal,” kata Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang Heru Najaya. (Rizki Putri/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here