Penerapan Inovasi Teknologi Topworking Pada Tanaman Durian

LEBAK, (KB).- Provinsi Banten merupakan salah satu daerah yang menjadi sentra durian yang tersebar di Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang serta Kabupaten Lebak. Sebagai sentra durian, tidak semua pohon durian dapat menjadi salah satu pendapatan masyarakat dikarenakan mutu durian yang kurang baik.

Untuk lebih meningkatkan mutu durian serta nilai ekonomis durian, Senin (27/8/2018), Dinas Pertanian Provinsi Banten bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lebak dan Yayasan Durian Indonesia mengelar workshop “Penerapan Inovasi Teknologi Topworking Pada Tanaman Durian”. Peserta kegiatan tersebut meliputi petani durian, kelompok tani durian hingga Petugas Penyuluh Lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, praktisi kebun durian Johan Ariono yang selama 18 tahun menggeluti kebun durian berbagi pengalamannya kepada para petani durian dalam melakukan Topworking pada seluruh tanaman duriannya setelah sekian lama tidak menghasilkan durian sesuai harapan.

Tatang Suparman dari Yayasan Durian Indonesia menyampaikan keuntungan-keuntungan melakukan Topworking pada durian yang tidak mempunyai nilai ekonomis. Dengan melakukan Topworking menggunakan durian-durian bernilai ekonomis maka dalam waktu 3 tahun petani sudah mulai merasakan dampak positifnya. Dengan penerapan inovasi tersebut dapat membantu petani durian meningkatkan kualitas durian, ujarnya.

Workshop tersebut ditutup dengan praktek Topworking langsung dilapangan dengan menggunakan model sisip, tempel dan sambung susu. Dalam praktek tersebut, petani durian khususnya di Kecamatan Leuwidamar serta kabupaten Lebak sangat antusias menyambut dan mengikuti kegiatan praktek ini.

“Dengan pengetahuan baru ini kami menjadi semangat lagi menanam durian setelah selama ini kami kurang puas dengan hasil tanaman kami baik itu durian lokal maupun durian bantuan pemerintah. Dengan teknik ini kami akan mulai dan memilih jenis yang sesuai keinginan pasar dengan mutu yang baik”, ujar Nurdin salah satu peserta workshop.

Kegiatan di Kabupaten Lebak ini merupakan salah satu rangkaian dari tiga workshop yang akan dilakukan Dinas Pertanian Provinsi Banten. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here