Senin, 17 Desember 2018

Pendidikan Karakter SMA/SMK Akan Diperkuat

SERANG, (KB).- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten akan menjadikan sekolah pada jenjang pendidikan SMA/SMK sebagai sarana penguatan pendidikan karakter peserta didik. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Ardius Prihantono pada Kamis (8/2/2018) mengatakan, penguatan pendidikan karakter bagi peserta didik pada jenjang SMA/SMK tersebut merupakan hasil dari rekomendasi Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) di Jakarta.

Menurut dia, ada beberapa poin yang menjadi rekomendasi RNPK terkait penguatan pendidikan karakter di sekolah, di antaranya pemerintah pusat dan pemerintah daerah mendorong kebijakan sekolah menjadi model lingkungan budaya, yang dalam kesehariannya sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal dalam rangka memajukan kebudayaan. “Ada kebijakan untuk membuka seluruh sarana dan prasarana milik pemerintah pusat dan pemerintah daerah, agar dapat diakses secara luas untuk aktivitas pendidikan dan kebudayaan, melalui revitalisasi dan pemanfaatan sumber daya kebudayaan,” katanya.

Selain itu, ujar dia, Disdikbud Banten akan merancang strategi baru pelestarian warisan budaya benda dan tak benda, melalui pendataan dan revitalisasi fungsi cagar budaya, museum, taman budaya, rumah dan budaya, dengan berbagai aktivitasnya sebagai sumber-sumber belajar penguatan pendidikan karakter bagi peserta didik. “Kami juga akan membangun sinergi tripusat pendidikan melalui mekanisme koordinasi dan kolaborasi pelibatan seluruh pemangku kepentingan kebudayaan. Sehingga, pelestarian budaya dapat terjaga dengan baik,” ucapnya.

Ia menuturkan, pemerintah pusat dan daerah akan menyusun kebijakan tentang skema pembiayaan pemajuan kebudayaan, dengan mengalokasikan minimal 2,5 persen anggaran khusus dari APBN/APBD. “Kami juga bisa menggunakan bantuan operasional kebudayaan (BOK), kepada sanggar-sanggar dan komunitas seni budaya. Kebijakan ini tentunya bertujuan untuk melestarikan kesenian dan kebudayaan yang ada di Banten,” tuturnya. (TN)***


Sekilas Info

Bahagia dan Bangga Anaknya Raih Sarjana, Loper Koran Menangis di Acara Wisuda

Sarjana adalah gelar akademik yang tidak banyak orang mampu menempuhnya. Salah satunya, karena butuh biaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *