Pendengar Mandiri Fm Keluhkan Program Siaran

CILEGON, (KB).- Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Mandiri Fm (102 mhz) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon yang pada bulan Januari 2019 lalu genap berusia 14 tahun, saat ini dikeluhkan oleh pendengar setianya. Konten informasi lokal yang dianggap sebagai corong pemerintahan, kini sudah tidak ada lagi atau tidak terdengar.

Salah satu pendengar yang bekerja sebagai wiraswasta di Kecamatan Citangkil, Rohimin (42) mengaku selalu mendengarkan Radio Mandiri FM disela kesibukannya melayani konsumen. “Sudah hampir sebulan ini siarannya ngga ada informasi lokalnya, saya denger selama 40 menit cuma lagu-lagu aja. Padahal sudah bagus ada informasi lokal, baik mengenai pembangunan atau pun informasi lainnya,” ujar Rohimin saat ditemui, Senin (8/7/2019).

Dia mengatakan, selain minim informasi lokal, saat ini untuk mendengarkan penyiarnya saja jarang. Bahkan terkesan hanya lagu-lagu saja. Kalaupun ada hanya di siang hari sampai dengan pukul 15.00 WIB.

“Yang paling saya suka adalah informasi lokal terkait kegiatan di beberapa Kelurahan dan Kecamatan serta kegiatan yang sifatnya pembangunan. Kalau dengerin lagu, saya punya banyak koleksi lagu baik dalam bentuk CD maupun hasil download dari internet,” ujar Rohimin.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Nuraejah (39) seorang pekerja perusahaan swasta di Kota Cilegon. Ia mengaku mendengar Radio Mandiri FM terkait dengan informasi serta tips-tips buat keluarga.

“Mandiri Fm sekarang seperti nggak ada penyiarnya. Bukan cuma itu, tapi juga sekarang nggak informatif, padahal tadinya saya suka denger Mandiri Fm. Informasi lokalnya lumayan banyak, ada tips keluarga, bahkan iklan layanan masyarakat juga ada. Kalau sekarang, hanya ucapan pejabat atau apa?, seperti hilang ruh acaranya. Semoga bisa kembali seperti kemarin-kemarin ya, sayanglah kalau penggemarnya nanti hilang,” ujar Nuraejah.

Ia berharap, keluhan yang disampaikan oleh pendengar setia Mandiri Fm, dapat menjadi perhatian instansi yang membawahinya agar kualitas siaran tidak menurun drastis seperti yang dirasa seperti saat ini. Ia mengatakan, kualitas isi siaran Mandiri Fm dirasa tak lagi menyuguhkan hal yang sama setelah hampir sebulan ini.

“Yang saya tahu, kalau orang mau dengerin radio itu pasti informasi, kemudian siapa yang menjadi penyiar dan terakhir menurut saya adalah lagu. Saat ini orang mendengarkan lagu dimana saja dan bukan di radio, di HP pun juga bisa,” ungkapnya. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here