Pendataan Guru Ngaji di Kota Serang Belum Rampung

SERANG, (KB).- Inventarisasi guru ngaji gerabadan di Kota Serang hingga kini belum rampung. Sebelumnya, Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin dalam sosialisasi pada 22 Maret lalu menargetkan pendataan tersebut selesai dalam waktu seminggu.

Kepala Disdikbud Kota Serang Akhmad Zubaidilah mengatakan, data yang sudah masuk saat ini sekitar 2.500 guru ngaji. Ia memperkirakan, secara keseluruhan ada sekitar 4.000 guru ngaji gerabadan di Kota Serang.

“Belum masuk semua sudah sebulan lebih. Yang sudah masuk ada 2.500-an, itu belum semua. Mungkin kalau semua ada sekitar 4.000,” kata Zubaidillah kepada Kabar Banten, Ahad (21/4/2019).

Menurutnya, keterlambatan tersebut karena prinsip kehati-hatian dalam mendata guru ngaji gerabadan mulai dari aparat pemerintah tingkat kelurahan hingga kecamatan. Hal itu dilakukan agar penyaluran insentif nanti sesuai dengan kategori penerima.

“Itu yang sulit. Kan (syaratnya) ada yang harus minimal sudah dua tahun, umur di atas 25 tahun maksimal 65 tahun, warga Kota Serang. Kemudian mampu memahami keagamaan dan belum menerima bantuan pemkot dalam bentuk yang sama,” ucapnya.

Karena berhubungan dengan dana insentif, pihaknya lebih hati-hati. ”Sangat sensitif dan membutuhkan pertanggungjawaban,” ucapnya.

Menurutnya, keterlambatan tersebut akan berpengaruh pada tahapan lainnya yang harus dilewati. Padahal, Wakil Wali Kota menargetkan seminggu pascasosialisasi pendataan, data sudah masuk ke Disdikbud.

“Targetnya kan kata Pak Wakil (Subadri) seminggu data sudah harus masuk. Karena data yang masuk nantinya akan kita laporkan ke Pak Wali Kota (Syafrudin), ke Pak Wakil Wali Kota (Subadri) dan Bappeda,” tuturnya. (Masykur/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here