Pendaftar Petugas Pengawas TPS di Bawah Kebutuhan

SERANG, (KB).- Pendaftaran Petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Provinsi Banten masih jauh dari kebutuhan. Hingga kemarin pendaftar baru mencapai 17.271 atau sekitar 51.6 persen dari jumlah kebutuhan.

”Dari sejak dibuka pendaftaran hingga hari ini (kemarin) pendaftar yang masuk sebanyak 17.271 atau sekitar 51.6 persen, sementara kebutuhan PTPS untuk se-wilayah Banten berjumlah 33.420,” kata Anggota Bawaslu Provinsi Banten Koordinator Divisi SDM M. Nasehudin, Jumat (15/2/2019).

Pendaftar tersebut tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Banten. Rinciannya Kota Cilegon sebesar 56.75 persen, Kota Tangerang 64.89 persen, Kota Tangerang Selatan 26.60 persen, Kota Serang 42.34 persen, Kabupaten Serang 46.22 persen, Kabupaten Tangerang 65.20 persen, Kabupaten Lebak 51.43 persen dan Kabupaten Pandeglang 37.46 persen.

Masyarakat yang berminat menjadi PTPS masih diberikan kesempatan mendaftarkan diri hingga 21 Februari 2019. Teknis perekrutan PTPS ini dilakukan oleh Panitia Pengawas Pemilu di tingkat kecamatan (Panwascam) se-Banten.

”Bawaslu memanggil masyarakat yang memenuhi syarat untuk menjadi bagian dari penyelenggara pengawas Pemilu di tingkat TPS. Segera daftarkan diri ke Panitia Pengawas Kecamatan atau bisa juga melalui Pengawas Desa setempat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketentuan pendaftaran PTPS memiliki perbedaan dengan anggota Bawaslu provinsi atau Bawaslu kabupaten/kota. Dalam ketentuan Undang-Undang nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, pendaftaran calon anggota panwascam, pengawas kelurahan/desa dan petugas PTPS tidak ada ketentuan syarat domisili.

”Iya dalam ketentuan UU untuk petugas PTPS kalau tidak ditemukan di desa setempat bisa dari desa tetangganya. Tapi memang diutamakan adalah orang yang berdomisili di wilayah TPS, untuk tahu bahwa pemilih di TPS dan tentunya dapat mengetahui adanya upaya-upaya kecurangan,” tuturnya.

Untuk syarat PTPS yang telah ditentukan yakni berintegritas, bukan anggota parpol, serta tidak berafiliasi pada peserta pemilu.

”Dan untuk formulir serta berkas pendukung bisa diperoleh di Panwascam dan atau Pengawas Desa, atau bisa diunduh diberita pengumuman yang tayang diwebsite www.bawaslu.go.id,” tuturnya.

Terkait jumlah pendaftar yang masih di bawah kebutuhan, mantan Anggota KPU Kabupaten Serang ini menilai wajar masa pendaftaran baru dibuka lima hari. ”Ini baru lima hari dari sejak dibuka pendaftaran, masih ada waktu sekitar seminggu,” ucap Naseh. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here