Pendaftar CASN Kabupaten Serang Membeludak

SERANG, (KB).- Pendaftar calon aparatur sipil negara (CASN)/CPNS untuk wilayah Kabupaten Serang telah melebihi target pendaftar yang diperkirakan. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang mencatat, hingga Senin (8/10/2018) pendaftar CASN sudah mencapai 7.900 orang. Pendaftaran penerimaan CASN dalam jaringan (daring) atau online juga di perpanjang hingga Senin (15/10/2018).

Kepala Seksi Data dan Infomasi pada BKSDM Kabupaten Serang, De Safari Natadikarya mengatakan, sampai Senin (8/10/2018), jumlah pendaftar CASN di Kabupaten Serang mencapai 7.900 orang. Setelah ditutup pada Senin (15/10/2018), berkas pendaftar yang diunggah akan diverifikasi untuk kemudian bisa mengikuti tes dengan sistem computer assisted test (CAT) pada Jumat (26/10/2018).

“Jumlah pendaftar lumayan banyak ya, sudah sekitar 7.900 orang. Tapi, dari jumlah itu akan kami verifikasi berkasnya yang mereka kirim upload itu, jadi nanti ada yang memenuhi syarat dan ada yang tidak memenuhi syarat, itu untuk tes,” katanya kepada Kabar Banten, Senin (8/10/2018).

Pria yang akrab disapa Deden tersebut menuturkan, formasi yang paling banyak diminati dalam rekrutmen CASN kali ini, adalah analis jabatan. Sementara, untuk tahapan seleksi lanjutan, ujar dia, pihaknya telah menyediakan sebanyak 100 sampai 200 komputer. Adapun lokasinya dilaksanakan di Hotel Puri Kayana, Kota Serang secara bergilir sesuai jadwal.

“Kalau melihat pelamar banyak mah bisa sampai seminggu atau sepuluh hari. Tapi, jadwalnya nanti dari panselnas, bergantung dari pusat,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, pelamar di Kabupaten Serang memang peminatnya sangat besar. Padahal, antisipasi yang diberikan hanya sekitar 5.000 pelamar. “Jadi, antisipasi kami di angka 5.000 sesuai dengan yang sudah sudah, tapi sekarang sudah banyak,” tuturnya.

Ia khawatir, jika kemudian jumlah pelamar tersebut di luar dugaan antisipasi BKPSDM. Sehingga, akan berada di luar kemampuan yang sudah direncanakan, maka sudah barang tentu perlu ada kebijakan khusus, untuk memperkuat BKPSDM tersebut. “Dalam hal penyiapan sarana komputer dan tempatnya. Kalau yang lain enggak jadi masalah, karena itu difasilitasi Pemerintah Pusat,” katanya.

Untuk persiapan sendiri, ujar dia, sebagai panitia lokal, pihaknya sudah menyiapkan mulai dari keamanan, lalu lintas dengan Dishub dan Satpol PP serta kepolisian, sedangkan untuk soal dan lainnya semua berasal dari pusat. “Kalau daerah hanya fasilitasi tempat saja,” ucapnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here