Pencegahan TKI Ilegal Dioptimalkan

LEBAK, (KB).- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lebak melakukan kemitraan dengan 60 Penyalur Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PTKIS), untuk mencegah penyaluran Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal asal Lebak ke luar negeri.

Sebagai tindak lanjut kemitraan serta agar pihak PTKIS bisa melakukan kemitraan dengan baik, pihak Disnakertrans melakukan pengendalian dan pembinaan terhadap 60 PTKIS dari wilayah Banten, Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta serta Bekasi, Jawa Barat di Aula Tekad Waras, Rangkasbitung, Kamis (27/9/2018).

Kepala Disnakertrans Lebak, Maman SP yang ditemui usai melakukan pembinaan terhadap puluhan PTKIS tersebut mengatakan, pihaknya sengaja melakukan kemitraan dengan PTKIS dari tiga wilayah, dengan tujuan agar di Kabupaten Lebak tidak ada satupun yang menjadi tenaga kerja ilegal diluar negeri.

”Mungkin saja saat ini ada warga Lebak yang menjadi TKI ilegal diluar negeri. Untuk itu, agar ke depan tidak ada lagi TKI ilegal, maka kami menggandeng puluhan PTKIS yang biasa memberangkatkan TKI keluar negeri,” kata Kadisnakertrans, Maman SP.

Meski sudah menjalin kemitraan, ujar Maman, pihaknya harus tetap melakukan pengendalian dan pembinaannya kepada puluhan PTKIS tersebut, agar dalam proses pemberangkatan TKI asal Lebak diketahui sebelumnya oleh Disnakertrans Lebak.

”Misalnya, disaat akan melakukan pembuatan paspor bagi calon TKI asal Lebak, pihak PTKIS harus membuat rekomendasi pembuatan paspornya terlebih dahulu dari Disnakertrans Lebak,” ujarnya.

Kadisnakertrans menambahkan, mengingat telah adanya kemitraan dengan PTKIS, maka masyarakat di Lebak yang mengetahui atau diiming-imingi menjadi TKI oleh para calo harus segera melaporkannya ke Disnakertrans.

”Para calo tersebut biasanya dari perusahaan penyalur tenaga kerja yang tidak resmi, sehingga warga Lebak yang diberangkatkannya keluar negeri berstatus ilegal. Kami berharap warga Lebak lebih berhati-hati dengan calo TKI, karena bisa berdampak kurang baik bagi TKI asal Lebak,” tuturnya.

Rohmat, pemilik PTKIS PT Erotama Jakarta yang ditemui di sela-sela acara pembinaan menegaskan kesiapannya untuk menjalankan kemitraan dengan Disnakertrans Lebak untuk mencegah terjadinya TKI ilegal.

”Perusahaan kami merupakan perusahaan PTKIS resmi yang selalu memberangkatkan TKI keluar negeri melalui proses yang resmi. Begitu pula terkait dengan perekrutan TKI asal Lebak, tentu kami akan memberangkatkan keluar negeri dengan proses yang resmi pula,” kata Rohmat. (Lugay/TS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here