Selasa, 18 Desember 2018

Pencegahan HIV/AIDS, Prioritaskan Kalangan Remaja

LEBAK, (KB).- Kaum remaja dan pelajar akan menjadi sasaran utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, untuk mencegah sekaligus menekan angka kasus HIV/AIDS di Lebak yang terus mengalami peningkatan. Strategi pencegahan serta menekan angka kasus HIV/AIDS yang akan dilakukan Pemkab melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Lebak, yaitu melalui program sosialisasi serta pemberian pemahahan dampak jika terkena HIV/AIDS.

Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Keluarga pada DP2KBP3A Lebak, Muzakir Hakiki Atim megatakan, tahun ini kaum remaja maupun siswa SLTP dan SLTA akan menjadi sasaran utama dalam mencegah dan menekan angka kasus HIV/AIDS di Lebak. Sedangkan strategi yang akan dilakukan pihaknya, yaitu mengumpulkan perwakilan remaja dan perwakilan siswa di Lebak untuk diberikan pengetahuan tentang penularan dan pencegahannya.

”Kami meyakini, kaum remaja maupun para pelajar banyak yang belum mengetahui betul bahaya dari kasus HIV/AIDS. Makanya dalam program pencegahan dan penekanannya, kami akan memberikan secara gamblang dampak bahaya dari kasus penyakit yang belum ada obatnya tersebut,” ujar Muzakir Hakiki Atim.

Ditambahkannya, dalam program pencegahan dan penekanan kasus HIV/AIDS, akan disampaikan pula perilaku yang mudah tertular HIV/AIDS, di antaranya perilaku seks bebas serta menggunakan narkoba melalui sarana jarum suntik. ”Kami juga akan melibatkan Satuan Narkoba Polres Lebak, serta dokter dari Dinas Kesehatan Lebak, agar pencegahan dan penekanan kasus HIV/AIDS khususnya melalui penularan narkoba yang menggunakan jarum suntik bisa dipahami betul oleh remaja dan para siswa,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Lebak, HM. Sukirman mengatakan, saat ini jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) mencapai 250 orang, yang penularannya terjadi sejak tahun 2000 hingga 2017.
Mengingat jumlahnya sudah cukup banyak, ujar Kadinkes, upaya yang dianggap lebih elegan adalah pencegahan dan penekanan kasus HIV/AIDS dengan sasaran kaum remaja maupun pelajar yang merupakan program yang positif.

”Kami adalah salah satu dinas di Pemkab yang sangat mengkhawatirkan peningkatan angka kasus HIV/AIDS ini. Makanya program pencegahan dan penekanan yang sasarannya kaum remaja maupun pelajar sangat kami dukung,” kata Kadinkes HM. Sukirman. (Lugay/Job)***


Sekilas Info

Pemkab Lebak Apresiasi Pengolahan Emas Non Merkuri

LEBAK, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengapresiasi pengolahan emas non merkuri yang dibangun Badan Pengkajian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *