Pencak Silat Sebagai Ajang Prestasi

Ribuan anggota Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) se-Provinsi Banten menggelar apel bersama dan pendadaran di Alun-alun Pandeglang, Ahad (25/8/2019). Apel tersebut digelar untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan ajang silaturahim antar pengurus maupun warga PSHT se-Provinsi Banten.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta kegiatan beserta pendamping kegiatan melakukan olah raga bersama, dengan lari bersama dari Kadubanen ke Karang Tanjung melewati Jalan AMD Kadubanen, kemudian dilanjutkan dengan bakti sosial.

Pembina PSHT Provinsi Banten Ali Arifin menuturkan, pihaknya menginginkan semua warga PSHT untuk menjaga keutuhan NKRI dengan membudayakan pencak silat. Selain itu, dirinya juga mendorong agar pencak silat tidak hanya sekadar dibudayakan. Akan tetapi, dijadikan ajang untuk mendongkrak prestasi.

”Kita perlu bangga memiliki pencak silat. Oleh karena itu, seperti yang disampaikan oleh perwakilan dari PSHT Pusat, untuk bagaimana warga PSHT tidak hanya digembleng pelatihan, senam dan jurus. Tentunya untuk menjaga keutuhan NKRI dan menjaga keamanan serta ketertiban yang ada di masyarakat,” ucap Ali Arifin kepada Kabar Banten saat ditemui di lokasi.

Menurut dia, PSHT tidak hanya bertugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum, melainkan juga melakukan pencegahan penggunaan narkoba. Karena, PSHT sudah melakukan MoU dengan Kemenkumham untuk memerangi narkoba.

”Wajib hukumnya bagi keluarga besar PSHT di manapun berada, wajib hukumnya membela NKRI. Sehingga muncullah kegiatan ini. Selain sebagai apel bersama, juga untuk menjaga kerukunan, keguyuban, juga sebagai latihan terakhir untuk tingkat polos, tingkat jambon, tingkat hijau dan tingkat putih, dan akan melakukan longmarch tanpa menggunakan sepatu dan sandal sejauh 20 kilometer,” katanya.

Sementara itu, perwakilan dari pengurus PSHT Pusat Ciptono mengatakan, dirinya sangat menekankan agar seluruh warga PSHT menjauhi narkoba. Selain itu, dirinya juga berpesan agar mematuhi setiap peraturan yang berlaku. Ia berpesan untuk melestarikan budaya Indonesia dengan pencak silat.

”Jangan sampai ada yang menggunakan narkoba, kita harus mematuhi peraturan yang berlaku. Kita ingin melestarikan budaya Indonesia ini dengan pencak silat. Karena, selain untuk olah raga, juga untuk kepentingan kita semua agar bisa bergaul dengan kawan-kawan yang lain. Tentunya, kita jangan berbuat onar, ikuti aturan yang berlaku di Indonesia, jaga keutuhan NKRI,” ucapnya. (Ade Taufik/Iman Fathurohman)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here