Penataan Banten Lama, PII Banten Diminta Turut Andil

ASISTEN Daerah (Asda) II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Ino S Rawita meminta pengurus dan anggota Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Banten untuk turut andil dalam penataan Kawasan Banten Lama yang saat ini menjadi fokus Pemprov Banten. “Dalam penataan Kawasan Banten Lama, PII Banten harus turun. Kan PII punya banyak tenaga insinyur profesional, jadi sangat dibutuhkan,” katanya saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PII Banten di Aula Fakultas Teknik Untirta, Sabtu (15/7/2017).

Ia mengatakan, saat ini Banten di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Wahidin Halim-Andika Hazrumy sedang fokus dalam penataan Kawasan Banten Lama. “Harapan pak gubernur dan wagub, keluar Tol Serang Timur, masyarakat bisa melihat Kota Serang yang indah hingga Banten Lama. Menurut dia, kejayaan Banten Lama zaman dahulu, akan bisa diwujudkan kembali jika semua elemen masyarakat bersatu untuk membangun Banten. “Mencapai kejayaan Banten butuh kerja sama,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada peserta Rakerwil PII Banten untuk merumuskan program untuk membangun Banten sesuai dengan keahliannya.  Ketua PII Provinsi Banten, Laksma Eden Gunawan menyambut baik ajakan Pemprov Banten tersebut. “PII Banten memiliki tenaga insinyur profesional yang siap berperan dalam revitalisasi Banten Lama,” ucapnya.

Ia menuturkan, PII Banten berkomitmen untuk mengakomodasi local conten yang melekat pada program pembangunan Provinsi Banten. “Tema Rakerwil, yakni optmalisasi peran PII Banten dimaksudkan, agar sumber daya manusia yang ada di PII bisa dioptimalkan untuk pembangunan Banten,” tuturnya. Ia mengatakan, untuk mewujdukan kerja sama tersebut, maka diperlukan harmonisasi program antara PII Banten dengan Pemprov Banten. “Dalam rakerwil ini, hal itu akan dirumuskan,” kata mantan Kabinda Maluku Utara tersebut. (Suni/”KB”)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here