Penangkapan Caleg Perindo Kabupaten Serang, Partai Terapkan Azas Praduka Tak Bersalah

Salon RF milik NH terpasang garis polisi, sementara plang salon telah dicopot pemilik ruko.

CILEGON, (KB).- Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Serang Jahudi angkat bicara terkait penangkapan NH (36), Caleg Partai Perindo Dapil 5 (Kecamatan Kramatwatu, Waringin Kurung, Pulo Ampel, Gunungsari dan Kecamatan Bojonegara) Kabupaten Serang, Rabu (6/3/2019). Jahudi mengaku menerapkan azas tidak bersalah terhadap NH.

Saat dihubungi melalui telepon genggam, Jahudi mengaku tidak akan mencoret nama NH dari daftar caleg. Ini dilakukan sambil menunggu hasil proses hukum hingga tahapan inkrah. “Bagi caleg yang melakukan pelanggaran, tentu kami pun ada sanksi-sanksi untuk diterapkan. Tapi untuk persoalan ini, kami akan menunggu proses hukum hingga selesai,” katanya, Rabu (13/3/2019).

Menurut Juhadi, tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan. Sebab jika ini dilakukan tanpa alasan yang kuat, akan merugikan caleg secara pribadi maupun partai secara kelembagaan. “Kami terapkan azas praduga tidak bersalah. Karena kalau kami memberikan sanksi sebelum ada inkrah, akan merugikan caleg kami secara pribadi, maupun partai kami secara kelembagaan,” ujarnya.

Baca Juga: Dituding Melakukan Praktik Prostitusi dan Perdagangan Manusia, Caleg Perindo Kabupaten Serang Dibekuk Polisi

Sementara itu, pantauan Kabar Banten di Salon RF milik tersangka, salon tersebut berada pada jajaran rumah toko (ruko). Salon RF sendiri masih terpasang garis polisi, sementara plang bertuliskan salon milik NH telah dicopot pemilik ruko.

Ahmad (28), warga setempat, mengaku kaget ketika polisi menggerebek salon NH. Katanya, tidak pernah tahu jika salon tersebut mempraktikan prostitusi. “Tiba-tiba banyak polisi, lalu ada yang dibawa ke mobil polisi. Saya kaget waktu itu,” ungkapnya.

Jaenudin (30), warga lain, mengenal sosok NH sebagai caleg salah satu parpol. Ia pun tidak menduga jika salon NH menerima jasa pelayanan laki-laki hidung belang. “Salon itu memang sering keluar masuk tamu. Perempuannya juga berpakaian seksi terus. Miris padahal, sebab disebelahnya kan tempat zakat. Saya tidak tahu kalau salonnya juga tempat esek-esek,” katanya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here