Penanganan TPAS Cilowong, Pemkot Serang Minta Bantuan Pemprov & Pusat

SERANG, (KB).- Wali Kota Serang Syafrudin mengajukan bantuan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Pusat untuk relokasi atau penambahan lahan di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kecamatan Taktakan. Hal tersebut untuk mengantisipasi, agar tidak terjadi longsor kembali.

“Kami sudah mengajukan bantuan ke provinsi dan pusat untuk bisa direlokasi, supaya tidak terjadi lagi longsor atau nanti akan ada penambahan lahan di sekitar lokasi,” katanya.

Menurut dia, nanti akan dibuatkan semacam penahan longsor di titik-titik rawan longsor di TPAS. “Nanti ada juga pembangunan semacam bronjong, agar bisa mencegah longsor,” ujar mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tersebut.

Ia menilai, harus ada pembangunan fisik sebagai langkah untuk antisipasi terjadinya longsor. “Memang secara fisik kami juga harus membuat langkah supaya tidak terjadi lagi longsor. Maka dari itu, kami berencana untuk membuat bronjong,” ucapnya.

Ia menuturkan, alasan meminta bantuan ke provinsi dan pusat, karena Pemkot Serang belum memiliki anggaran. “Hanya memang, secara kebetulan kejadiannya itu kan di awal bulan Januari. Jadi, anggaran kami belum disiapkan. Tapi, nanti kami akan merencanakan usulan di (APBD) Perubahan,” tuturnya.

Disinggung terkait penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian, menurut dia, belum sampai pada tingkat penyelidikan, tetapi berkaitan dengan standar operasional prosedur (SOP). “Terkait penyelidikan polisi di TPAS Cilowong itu, saya kira belum sampai ke sana,” katanya. (Rizki Putri/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here