Penanganan Stunting Libatkan Berbagai Instansi

LEBAK, (KB).- Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Triatno Supiono mengatakan, pencegahan dan penanganan stunting (kerdil) melibatkan instansi lain di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Jadi, penanganan stunting itu bukan hanya Dinas kesehatan saja, namun semua instansi lain juga dilibatkan,” kata Triatno, Selasa (20/8/2019).

Ia mengemukakan, pemerintah daerah memfokuskan pencegahan dan penanganan stunting, karena ke depan bisa berdampak terhadap sumber daya manusia (SDM). Sebab, dampak stunting itu perkembangan otaknya rata-rata di bawah normal, termasuk kondisi fisiknya pendek bahkan sangat pendek.

Oleh karena itu, pemerintah daerah melakukan pencegahan dan penanganan stunting dengan melibatkan SKPD lain yang dikoordinir oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat.

SKPD itu di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD), Kementerian Agama (Kemenag), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR).

Dimana peran SKPD itu memiliki progres dan kegiatan untuk pencegahan dan penanganan, seperti penyediaan pangan tentu Dinas Ketahanan Pangan juga Dinas Pertanian dan Perkebunan yang memiliki tanggung jawab.

“Selama ini, penyebab stunting akibat berbagai faktor, antara lain lingkungan dan sanitasi yang tidak baik, minimnya air bersih, kurangnya asupan nutrisi dan gizi,” ujarnya. (ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here