Penanganan Kesehatan, Bupati Pandeglang Minta Bantuan DPR

PANDEGLANG, (KB).- Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita meminta bantuan anggota Komisi IX DPR RI terkait penanganan cepat kesehatan terhadap masyarakat maupun korban terdampak bencana tsunami Selat Sunda yang melanda Pandeglang pada 22 Desember 2018.

Hal tersebut disampaikan Bupati Irna saat mendampingi rombongan Komisi IX yang berkunjung ke RSUD Berkah Pandeglang, Rabu (6/2/2019). Hadir dalam kunjungan DPR, Direktur RSUD Berkah Firmansyah dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Raden Dewi Setiani.

Menurut Bupati Irna, pemerintah daerah telah bergerak cepat menangani pelayanan kesehatan korban terdampak tsunami. Namun saja, Irna mengakui belum optimalnya keberadaan rumah sakit.

“Seperti kita ketahui, satu-satunya rumah sakit yang menjadi penyangga bagi para korban tsunami di Pandeglang hanya RSUD Berkah. Sedangkan ada dua rumah sakit lain di Pandeglang yang kondisinya belum optimal. Selain mangkraknya pembangunan dan tenaga medis Rumah Sakit Labuan dan RS Pratama di Kecamatan Menes,” kata Irna.

Padahal, lanjut Irna, saat ini pemerintah daerah sangat membutuhkan keberadaan rumah sakit tersebut dalam rangka mengangkat derajat kesehatan masyarakat.

”Saya berharap anggota Komisi IX DPR RI bisa membantu mengatasi permasalahan keberadaan dua rumah sakit ini,” tuturnya.

Irna mengharapkan dukungan anggaran kegiatan pra krisis dan pascakrisis tsunami dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Sehingga penanganan bencana tsunami bisa teratasi dengan baik. Selain itu, dukungan penyelesaian pembangunan RS Labuan dan Pratama bisa segera terselesaikan.

“Kami minta dukungan anggaran dan penyelesaian dua bangunan rumah sakit, karena keberadaan rumah sakit sangat penting dalam upaya peningkatan derajat kesehatan bagi masyarakat Pandeglang ke depannya,” ucapnya.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi IX sekaligus Ketua rombongan, Nova Riyanti segera mendorong Kementerian Kesehatan untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan Rumah Sakit Labuan yang sempat mangkrak. Termasuk akan segera mengoptimalisasikan tenaga medis dan alat peraga RS Pratama Menes.

Selain itu, lanjut Nova Riyanti, Komisi IX ingin melihat dan merefleksikan bagaimana menghadapi kondisi saat bencana tsunami melanda Kabupaten Pandeglang.

“Hasil kunjungan ini kami dapat mengetahui kondisi Kabupaten Pandeglang dalam penanganan bencana belum optimalnya layanan kesehatan primer yang representatif di wilayah pesisir pantai. Sebab, selama ini keberadaan Rumah Sakit Labuan dan RS Pratama belum bisa dioptimalkan,” tuturnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here