Penanganan Kasus PETI Jangan Tebang Pilih

LEBAK, (KB).- Anggota DPRD Lebak Musa Weliansah berharap agar penanganan kasus Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) oleh aparat kepolisian tidak tenang pilih. Penanganan kasus itu, harus dilakukan secara profesional dan transparan.

”Informasi yang saya terima, aparat kepolisian Polda Banten sudah menetapkan empat tersangka dalam penanganan kasus PETI ini.

Kinerja patut diapresiasi, tapi saya harap prosesnya tidak tebang pilih, usut kasus ini sampai ke akar-akarnya,” kata politis Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, Senin (10/2/2020).

Menurut dia, siapapun yang terlibat dalam kasus itu, harus di proses sesuai hukum yang berlaku. Apalagi, Presiden Joko Widodo telah memerintah kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas persoalan PETI yang menjadi salah satu penyebab banjir dan longsor di Kabupaten Lebak.

“Jangan tebang pilih, usut kasus ini sampai tuntas,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lebak itu.

Dalam kasus ini, kata dia, sebenarnya tinggal niatan dari aparat penegak hukum saja, apakah sungguh-sungguh atau tidak?. Aparat harus melihat kasus ini secara komprehensif, jangan hanya tajam ke bawah tumpul ke atas.

“Yang jelas, sekali lagi kami meminta aparat penegak hukum tidak tebang pilih,” katanya.

Di Kabupaten Lebak ini, sambung dia, banyak kawasan atau titik titik yang di jadikan area PETI. Tidak hanya di Gunung Julang, tetapi diduga terjadi juga di kawasan lain, seperti di Cirotan, Cibeber.

“Termasuk penambangan penambangan ilegal lainnya,” katanya.

Karena itu, pihaknya akan sangat menyayangkan jika aparat penegak hukum Polda Banten yang hingga kini hanya menetapkan empat calon tersangka saja.

”Kalau kondisinya seperti ini, kayaknya pesimis kasus ini akan bisa tuntas sampai ke akar akarnya,” katanya. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here