Pemuda Desa Teluk Lakukan Pemberdayaan

Komunitas Desa Teluk, Labuan, Opoes People saat menggelar acara tahunan Teluk Tanpa Batas bersamaan dengan HUT ke-23 komunitas, Sabtu (2/3/2019).*

PANDEGLANG, (KB).- Opoes People merupakan komunitas pemuda dari Desa Teluk, Labuan, Kabupaten Pandeglang. Mereka bergerak aktif di desa, dalam tujuan pembelajaran untuk menjadi komunitas yang bersifat ruang.

Ketua Opoes People Khaerul Mahyudi mengatakan, ada 2 kegiatan utama dalam 1 tahun, yaitu Teluk Tanpa Batas dan Indahnya Berbagi. “Opoes juga sering terlibat dalam kegiatan untuk memperingati HUT RI,” tuturnya, Ahad (3/3/2019).

Dia mengatakan, kegiatan keseharian komunitas adalah gotong royong bersama masyarakat, dan setiap malam ada beberapa masyarakat yang belajar kesenian, khususnya seni musik.

Salah satu agenda besarnya, Teluk Tanpa Batas digelar bersamaan dengan Hari Jadi ke-23 Opoes People, dengan bertajuk “Aja ilang dedulurane”, Sabtu (2/3/2019). “Agenda ini yang ke-4 kalinya yang sudah kami selenggarakan,” ucapnya.

Rangkaian kegiatannya meliputi perlombaan tradisional, sosialisasi mengenai kesehatan dan mitigasi bencana, musik akustik, mural, hadroh, tausiah keagamaan, dan tradisi adat dan budaya (sawer).

“Sebenarnya yang ingin kami sampaikan kemarin adalah semangat untuk bangkitnya masyarakat. Hanya saja mengapa mengambil tentang itu, untuk sedikit mengingatkan lagi kepada masyarakat, dan kami ingin memberikan pemahaman pentingnya hidup sehat, dan lebih memahami apa itu bencana,” tuturnya.

Narasumber materi kesehatan dari dokter lintas batas, serta materi mitigasi bencana dari mahasiswa STMKG. Ada sekitar 400 orang yang turut hadir dalam acara. Ada 4 komunitas yang diundang dan terlibat juga dalam kegiatan, yaitu Rehabilitasi Teluk, Relawan Teluk Independent (RTI), Sea Dance Production, dan Pepelingasih.

“Kebanyakan dari Desa Teluk, paling cuma beberapa saja yang dari luar desa,” ucapnya.

Ia menuturkan, agenda ke depannya, Opoes ingin mengajak semua pemuda di Desa Teluk khususnya untuk bisa lebih mandiri. “Dalam arti yang seluas-luasnya menjadi virus positif untuk adik-adiknya, dan bisa jadi penyeimbang dalam hal apa pun bagi masyarakat,” tuturnya. (Besta/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here