Sabtu, 15 Desember 2018

Pemprov Banten Tagih Deviden Bank Banten

SERANG, (KB).- Pemprov Banten menagih deviden atau pembagian laba PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten). Sebab, selama ini Pemprov Banten telah memberikan penyertaan modal yang diambil dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Banten.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menuturkan, Bank Banten sebagai bank pembangunan daerah sudah sepatutnya memberikan deviden kepada Pemprov Banten.

“Harapan saya secara pribadi, Bank Banten ini harus bisa memberikan sisi positif bagi pendapatan (Provinsi Banten). Bahkan, salah satu harapan kami adalah Bank Banten ini bisa berjalan baik. Sehingga memberikan pemasukan (kepada kas daerah),” kata Andika Hazrumy, Kamis (29/11/2018).

Ia juga berharap manajemen Bank Banten bekerja dengan baik dalam mengelola Bank Banten. “Bekerja dengan sebaik-baiknya mencapai target bank tersebut. Apabila mereka tidak menjalankan prosedur yang memang sudah diarahkan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan), ya mereka (OJK) akan mengevaluasi ke depan,” ujarnya.

Pemberian deviden kepada Pemprov Banten sudah bagian tanggung jawab, karena Bank Banten harus memberikan kontribusi pemasukan. Apalagi, bank ini sudah menerima penyertaan modal APBD dengan nilai yang cukup banyak.

“Jadi kami harapkan dengan masuknya bantuan ini, Bank Banten bisa lebih baik lagi, lebih sehat lagi dan memberikan kontribusi pemasukan (bagi kas daerah),” ucapnya.

Disinggung apakah pemprov akan kembali memberikan tambahan penyertaan modal di tahun anggaran berikutnya, mantan Anggota DPR RI ini tidak memberikan jaminan. Pihaknya akan terlebih dahulu mengukur sejauh mana kinerja manajemen Bank Banten.

“Kami akan liat dulu sekarang. Jangan kami anggarkan, tapi sekarang enggak jelas dalam kaitan target yang dicapai. Kita lihat tahun ini, apabila jajaran manajemen bisa melakukan perombakan pada Bank Banten sehingga menjadi baru, nanti kita akan melihat lagi kajian ke depan,” tutur Andika.

Secara terpisah, Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan, pihaknya akan mengelola uang penyertaan modal dari Pemprov Banten dengan sebaik-baiknya. “Dengan adanya suntikan modal dari Pemprov Banten, tentu saja akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk ekspansi kredit, pembenahan jaringan kantor dan peningkatan kompetensi SDM,” ujarnya.

Dengan demikian, pengelolaan uang penyertaan modal akan berdampak positif kepada Pemprov Banten. “Tentunya dari hasil ini akan memberikan kontribusi optimal, baik dalam bentuk deviden maupun hal lainnya seperti pemberdayaan UMKM, peningkatan lapangan kerja, kepedulian sosial. Itu kan benefit dari keberadaan Bank Banten,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, penyertaan modal dari Pemprov Banten juga akan menambah kepercayaan nasabah, investor dan akan berdampak positif terhadap harga saham. “Sehingga akan menghasilkan capital gain yang cukup besar bagi Pemprov Banten,” tuturnya.

Untuk diketahui, Pemprov Banten sudah beberapa kali mengucurkan dana dari APBD kepada Bank Banten. Dimulai dengan dana sekitar Rp 600 miliar untuk pembentukkan Bank Banten melalui proses akuisisi Bank Pundi. Disusul penyertaan modal melalui APBD Perubahan 2018 senilai Rp 175 miliar. Teranyar, Pemprov Banten juga mengucurkan dana senilai Rp 131 miliar dari APBD 2019.

Mengacu pada pasal 4 perda nomor 5 tahun 2013, Pemprov Banten diwajibkan memberikan penyertaan modal kepada Bank Banten melalui PT Banten Global Development selaku induk perusahaan senilai Rp 950 miliar. Dalam pasal 6 disebutkan, penyertaan modal yang diberikan digunakan untuk kepentingan investasi pembentukan Bank Banten dan atau modal kerja perusahaan dalam melaksanakan kegiatan usaha. Dihitung berdasarkan penyertaan modal yang sudah diberikan, maka sisa yang harus diberikan Pemprov Banten senilai Rp 19 miliar. (SN)*


Sekilas Info

Promo Akhir Tahun Suzuki, Dapatkan Diskon Puluhan Juta Rupiah di Suzuki Cilegon

CILEGON, (KB).- PT Restu Mahkota Karya (RMK) Cabang Cilegon atau Suzuki Cilegon menggelar showroom event …

One comment

  1. Penyertaan modal hampir 1 Trilyun …tp bank banten di bawah komando si MAGABUT Fahmi b. MAGABUT cuma bisa memberikan janji2 SYURGAAA…dimulai dr taon 2017 dah bisa untung ternyata ZONK & taon 2018 PASTI UNTUNG ternyata tambah BENGKAK RUGI na … mesti na direksi na ambil dr BBRI ..jangan FAHMI B. MAGABUT and the geng …bhuahahahahahaha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *