Minggu, 19 Agustus 2018

Pemprov Banten Siapkan Petugas di Tempat Wisata

Gubernur Banten Wahidin Halim terus memantau keadaan libur panjang Idul Fitri tahun 1439 H ini. Salah satunya dengan mengantisispasi kemacetan di tempat-tempat wisata. Gubernur Banten terus memberikan instruksi kepada seluruh Dinas yang terkait dengan hal ini.

“Liburan Lebaran kali ini sangat panjang sehingga sangat memungkinkan setelah bertemu keluarga akan dilanjutkan ke tempat-tempat wisata yang banyak tersebar di wilayah Provinsi Banten, sehingga perlu diantisipasi jalan yang akan ditempuh para warga,” ujar Gubernur melalui siaran pers yang diterima Kabar Banten, Rabu (13/6/2018).

Gubernur melanjutkan, Dishub Provinsi Banten harus dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat pada Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Saat-saat warga masyarakat melaksanakan wisata diperkirakan sekitar tanggal 15 s/d 18 Juni 2018. Dan, arus balik diperkirakan mencapai puncak pada tanggal 19 s/d 20 Juni 2018.

“Itu sebabnya Pemprov akan memaksimalkan petugas untuk memantau lalu-lintas pada hari-hari tersebut. Pada saat arus mudik petugas memantau lalu-lintas selama mudik, setelah itu bergerak ke lokasi wisata. Kemudian ke jalur yang lalui arus balik,” kata Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Herdi Jauhari menjelaskan, Pelayanan yang diberikan Dishub Provinsi Banten yaitu saat arus mudik, saat wisata dan saat arus balik. Arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 8 s/d 14 Juni 2018.

Untuk pemantauan selama masyarakat berwisata lebaran, lanjut Herdi, kami menyediakan posko terpadu di Km Nol Anyer, Kab. Serang Provinsi Banten. Selain itu, petugas di lapangan akan memberikan bimbingan rute-rute jalan menuju lokasi-lokasi wisata. Baik untuk jalan utama maupun melalui jalan alternatif saat petugas Dinas Perhubungan Provinsi Banten siaga di tempat-tempat wisata.

“Usai menjalani tugas memantau dan melakukan rekayasa lalu-lintas selama arus mudik, petugas dishub akan bergerak ke tempat-tempat wisata,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten Herdi Jauhari.

Untuk itu, Dishub Banten membawa peralatan rambu-rambu lalu-lintas portable. Ini berguna untuk melakukan rekayasa lalu-lintas apabila terjadi kemacetan.

“Melalui rambu-rambu lalu-lintas portable itu kami membimbing masyarakat menuju lokasi wisata tujuannya,” tandas Herdi.

Petugas Dishub Provinsi Banten akan disebar dititik strategis dan persimpangan menuju lokasi-lokasi wisata. Hal ini dilakukan untuk memudahkan operasi rekayasa lal-lintas seandainya terjadi kemacetan menuju atau keluar dari lokasi-lokasi wisata di seputaran Provinsi Banten. (AH)*


Sekilas Info

Situs Patapaan dilirik Jadi Tempat Selfi

Situs Patapaan yang berada di Desa Sukanagara, Kecamatan Kibin mulai banyak di datangi pengunjung. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *