Minggu, 21 Oktober 2018
Jembatan Ciseda di wilayah Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak.*

Pemprov Banten Didesak Audit Investigasi Proyek Penggantian Jembatan

LEBAK, (KB).- Sejumlah aktivis mendesak pihak berkompeten di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melakukan audit investigasi terhadap proyek penggantian jembatan pada ruas jalan Saketi-Malingping yang didanai APBD Provinsi Banten tahun anggaran (TA) 2017 sebesar Rp 64.521.000.000. Langkah itu dilakukan karena adanya sejumlah item pekerjaan yang sudah rusak kembali yang diduga akibat dikerjakan asal-asalan dan akal-akalan.

Salah seorang aktivis Lumbung Informasi Banten Selatan (Libas), Robby mengatakan, sedikitnya empat jembatan pada proyek penggantian sembilan jembatan pada jalan ruas Saketi-Malingping yang didanai APBD I Provinsi Banten ditemukan sejumlah kejanggalan dan saat ini sudah ada sejumlah kerusakan. Pada pelaksanaan keempat jembatan itu yakni Jembatan Cimanunjang, Cilemer, Cimoyan Hilir dan Jembatan Ciseda.

”Pada Jembatan Cimanunjang misalnya, saat ini sudah ada kerusakan berupa patahan antara rigid yang lama dengan yang baru. Pada Jembatan Cilemer, terdapat kerusakan pada dinding penahan tanah (DPT) diduga akibat dalam pelaksanaan pekerjaannya dikerjakan asal-asalan. Parahnya lagi kerusakan itu bukannya diperbaiki malah ditimbun dengan tanah,” kata Robi, Rabu (25/4/2018).

Menurut Robi, beberapa contoh kerusakan itu hanya sebagian kecilnya saja. Banyak item-item pekerjaan pada kelima jembatan tersebut yang rusak kembali dan ironisnya belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. ”Kami sudah melayangkan surat ke Dinas PUPR Banten bahkan ke Pak Gubernur Banten dengan maksud agar pekerjaan yang mutunya tidak sesuai standar dievaluasi atau bahkan diaudit investigasi oleh pihak berkompeten,” ujarnya.

Hampir senada dikatakan, aktivis mahasiswa Abdul Malik. Menurutnya, pekerjaan proyek penggantian jembatan harus disikapi serius karena selain anggaran yang dikeluarkan sangat besar juga agar hasil pembangunan di era Gubernur Banten sekarang ini berkualitas dan manfaatnya lebih dirasakan.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek penggantian jembatan ruas jalan Saketi-Malingping pada DPUPR Banten, Novidin, dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp nya mengatakan, agar wartawan menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) nya. ”Untuk tanggapan terkait proyek penggantian sembilan jembatan yang dikerjakan oleh PT NK sebaiknya ke Pak Helmi sebagai PPK nya. Untuk mutu kualitas pekerjaan ke konsultan pengawas,” katanya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek penggantian jembatan ruas jalan Saketi-Malingping pada DPUPR Banten, Helmi, belum berhasil dikonfirmasi. Dihubungi melalui sambungan telepon genggamnya dalam keadaan tidak aktif. Melalui sambungan WA pun, hingga Senin kemarin tidak merespons. (DA)*


Sekilas Info

Hiswana Migas Ancam Pendompleng Gas

LEBAK, (KB).- Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Provinsi Banten, meminta masyarakat untuk memberikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *