Pemprov Banten Copot Kepala Biro Kesra

SERANG, (KB).- Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Banten Irvan Santoso diberhentikan dari jabatannya. Pemberhentian tersebut dilakukan karena yang bersangkutan telah menjabat di posisi tersebut lebih dari lima tahun.

Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Irvan Santoso mengamini. Ia membenarkan dirinya dipanggil menghadap Sekretaris Daerah Banten Al Muktabar pada Jumat 17 Januari 2020.

“Muhun kang,” ujar Irvan, saat dikonfirmasi perihal pemberhentiannya setelah dipanggil Sekda.

Irvan menjelaskan, pemberhentian tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Pemberhentian tersebut sudah sesuai prosedur, karena memang aturan di UU ASN, (disebutkan) pejabat yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, maksimal menduduki jabatan tersebut 5 tahun. Dan saya sudah lebih 5 tahun menjabat sebagai Karo Kesra,” kata Irvan.

Irvan sendiri saat ini belum mengetahui akan ditempatkan di mana setelah jabatannya dilepas. Dirinya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten.

“Untuk posisi jabatan saya sekarang saya belum tau. Insya Allah Senin (20/1/2020) saya konsultasi ke BKD,” kata Irvan.

Menurutnya, saat dipanggil Sekda tidak ada arahan maupun pesan yang disampaikan selain pemberhentian jabatannya.

“Sementara beliau (sekda) belum berpesan atau memberi arahan apa-apa,” ucapnya.

Berdasarkan Pasal 117 pada UU KASN disebutkan ayat (1) yaitu Jabatan Pimpinan Tinggi hanya dapat diduduki paling lama 5 (lima) tahun.

Kemudian pada ayat (2) berbunyi, Jabatan Pimpinan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diperpanjang berdasarkan pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi, dan berdasarkan kebutuhan instansi setelah mendapat persetujuan Pejabat Pembina Kepegawaian dan berkoordinasi dengan KASN.

Ditanya soal ayat dua, menurut Irvan, hal tersebut bukan merupakan kewenangannya untuk menjabat. Menurutnya, sebagai abdi negara dirinya siap ditempatkan di mana saja.

“Kalau pertanyaan itu bukan domain saya untuk menjawabnya Kang. Tapi sebagai ASN harus siap ditempatkan di mana saja. Itu konsekuensi dari profesi yang kita pilih dan jalani,” tuturnya.

Sementara, hingga Ahad (19/1/2020) malam belum diperoleh konfirmasi dari Sekda Banten Al Muktabar maupun Kepala BKD Banten Komarudin perihal pemberhentian jabatan Karo Kesra. Saat dihubungi, keduanya belum merespon panggilan maupun pesan singkat yang disampaikan Kabar Banten. (RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here