Rabu, 22 Agustus 2018

Pemprov Banten Bangun Pasar Ternak Terpadu

SERANG, (KB).- Pemprov Banten melalui Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten berencana membangun sebuah pasar ternak terpadu di wilayah Banten tahun depan. Pasar tersebut, akan difungsikan sebagai pusat niaga ternak.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, Agus M Tauchid mengatakan, saat ini distribusi hewan ternak di wilayah Banten masih banyak dijual ke luar daerah. Padahal, potensi hewan ternak di Banten terutama kerbau sangat luar biasa.

“Di jual ke luar daerah dan pembeli menjualnya lagi ke pasar karena banyak rantai distribusi makannya harga ke peternak jadi kecil,” ujarnya, kepada wartawan usai acara pesta patok di Agro Techno Park, Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis (9/11/2017).

Rata-rata bibit unggul Banten keluar setiap minggu untuk wilayah Lampung, Jambi, Kalimantan Selatan hingga Sulawesi Selatan, sehingga harga jual otomatis menurun. Karna itu, persoalan tersebut akan coba dijawab dengan sebuah pasar ternak terpadu. “Agar semakin meningkatkan kesejahteraan peternak,” katanya.

Disamping itu, peternakan di Banten juga mengahadapi semakin menipisnya bibit unggul, baik betina produktif maupun pejantan unggul. “Dengan cara ini (menjarig bibit lokal) insya allah peningkatan kualitas bisa dilakukan dan perkawinan kekerabatan (hewan ternak) bisa ditekan,” ucapnya.

Upaya yang juga akan dilakukan pihaknya yaitu dengan pemberlakuan moratorium penjualan bibit ungul keluar daerah. “Banten adalah pusat pembibitan ternak terbaik di nusantara yang bertempat di Lebak. Kami ingin kami menjaga, kami membuat pembatasan. Bukan mengurangi rejeki mereka tapi ada tahapan yang kami atur,” ujarnya.

Gubernur Banten, Wahidin Halim mengakaui jika selama masih banyak yang perlu dibenahi dalam hal meningkatan kesejahteraan peternak. Caranya melalui pembangunan sebuah fasilitas agar produksi peternakan bisa meningkat. “Tempat transaksinya, jual belinya, harga mesti dikendalikan jangan, banyak yang perlu dibenahi. Perlu dibangun pasar ternak, pasar sayur, pasar induk. Produksinya harus ditingkatkan karena permintaannya juga tinggi, permintaan daging tinggi,” tuturnya. (SN)***


Sekilas Info

LAZ Harfa Banten Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama Untuk Korban Gempa Lombok

SERANG, (KB).- Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa) Banten menggelar sholat ghaib dan doa bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *