Pemohon Kartu Kuning di Kota Serang Melonjak

PEMOHON kartu AK-1 atau yang biasa disebut kartu kuning yang diperuntukkan bagi para pencari kerja mengalami peningkatan pada Mei 2019.

Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang Usman mengatakan, peningkatan terjadi, karena adanya lulusan baru dan menghadapi Lebaran yang biasanya banyak perusahaan membuka lowongan.

“Kalau yang bulan Januari, Februari, Maret ya standar saja. Karena, (Mei) ini kan kelulusan baru,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/5/2019).

Menurut dia, peningkatan pembuatan kartu kuning cukup signifikan mencapai ratusan per harinya.

“Kalau persentasenya belum terukur, karena harus nunggu akhir Mei. Kalau hari biasa sebulan 400-an, tapi sekarang per harinya bisa sampai 100 atau lebih,” ucapnya.

Ia menuturkan, untuk proses pembuatan kartu kuning hanya butuh waktu antara 5 hingga 10 menit saja jika persyaratan yang dibutuhkan sudah lengkap. Tetapi, jika persyaratan belum lengkap, maka pembuat kartu kuning dipersilakan untuk membawanya kembali.

“Yang harus dibawa itu KTP, foto, dan ijazah asli. Kalau ijazah yang asli belum ada bisa pakai yang sudah dilegalisir,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam proses tersebut, pihaknya juga sekaligus mendata para calon tenaga kerja tersebut.

“Kami tanya mau cari kerja di mana? Jadi, mereka juga nanti harus lapor ketika sudah mendapat pekerjaan untuk pendataan,” tuturnya.

Seorang pembuat kartu kuning Lina sengaja membuat kartu kuning saat ini untuk persiapan mencari kerja pasca-Lebaran nanti.

“Iya, supaya nanti setelah Lebaran tinggal cari, kan biasanya banyak lowongan,” katanya.

Ia sudah memiliki tujuan ke mana dia akan melamar pekerjaan. “Ada sih, tapi bukan cuma satu, kan namanya juga nyari ya,” ujarnya. (Masykur)*

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here