Pemkot Tangsel Terima Bantuan 1.000 APD dan Masker

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendapat pasokan kebutuhan penanggulangan virus Corona (Covid-19) berupa alat perlindungan diri (APD) dan masker.

Bantuan dari kementerian kesehatan itu diserahterimakan oleh Pangdam Jaya dengan menggunakan kendaraan TNI ke posko penanganan Covid-19 Tangsel yang berlokasi di Resto Kampoeng Anggrek, Jalan Raya Viktor, Buaran, Serpong, Tangsel, Selasa (24/3/2020).

“Iya betul, dari Pangdam Jaya kita dapat 1.000 APD, kemudian juga ditambah juga 1.000 buah masker,” ujar Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Rabu (25/3/2020).

Menurut dia, bantuan tersebut sangat berguna memenuhi kebutuhan Kota Tangsel dalam menangani penyebaran COVID-19.

“Terutama kebutuhan untuk tenaga medis dan paramedis yang akan menangani Covid-19 ini,” tambahnya. Nantinya, kata Benyamin, bantuan logistik penunjang itu akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan Covid-19 di Kota Tangsel.

“Di RSU Tangsel, kemudian di rumah sakit swasta yang akan jadi rumah sakit rujukan, dan untuk semua tenaga medis yang membutuhkan ini se-Tangsel,” tandas Benyamin.

Sementara itu di Kota Tangerang, warga Warga yang terjangkit virus Corona (Covid-19) terus bertambah. Ironisnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kesulitan mendapatkan alat perlindungan diri (APD) bagi petugas kesehatan yang menangani penderita virus mematikan tersebut.

Minimnya APD di lingkungan Pemkot Tangerang sempat ramai dibahas warga. Sebab, pihak manajemen RSUD Kota Tangerang membuka donasi bagi masyarakat yang ingin memberikan APD secara sukarela.

Terkait hal itu juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangerang Dr Liza Puspadewi mengatakan pihaknya kini telah memesan ribuan APD. Hal ini, kata dia, untuk menanggulangi minimnya APD.

“Semoga bisa segera terpenuhi untuk kebutuhan petugas medis,” ujar Liza.

Ia menuturkan jumlah warga Kota Tangerang yang terdampak COVID-19 terus bertambah.

Diketahui tingkat penyebaran covid-19 atau Virus Corona di beberapa wilayah Provinsi Banten kian massif. Bahkan untuk wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kabupaten/Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, sudah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19.

Ketiga wilayah itu sejauh ini, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga meningkat setiap waktu. Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak panik dan tetutama yang lebih, masyarakatnya harus taat pada rambu larangan pemerintah soal menjaga jarak, demi menekan penyebaran virus tersebut secara massif. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here