Jumat, 22 Februari 2019

Pemkot Tangsel Targetkan Pembangunan Mal Pemakaman Setu

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pertanahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) menargetkan, pembangunan Mal Pemakaman Setu (MPS) di Kelurahan Setu dan Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel akan selesai pada 2020. Saat ini, proses pembangunan dalam proses pembebasan lahan.

Sekretaris Disperkimta Tangsel, Mukoddas Syuhada menjelaskan, dasar pemikiran dibangunnya MPS, selain sejalan dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel juga menyusutnya lahan pemakaman bagi warga, karena angka kematian cukup tinggi di Tangsel.

Berdasarkan data, angka kematian sebanyak 1.570 orang per tahun. “Untuk itu, kami membuat konsep MPS ini,” katanya kepada wartawan seusai sosialisasi pembanguna mal pemakaman Setu di Aula Balekota Tangsel, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, akhir pekan kemarin.

Menurut dia, konsep pembanguan MPS tersebut, direncanakan menggunakan tujuh konsep lapis dengan kedalaman 4,5 meter per lubang makam. Artinya, satu lubang tersebut, bisa dipakai oleh tujuh jenazah yang diletakan secara berliku atau zig-zag. Hingga kini pembanguan MPS sudah dalam proses pembebasan lahan. “Saat ini, lahan untuk MPS baru dibebaskan 7 hekatre dari 20 hektare lahan,” ujarnya.

Ia menilai, pembangunan MPS dengan lahan yang ditargetkan 20 hektare dengan konsep tersebut, akan bertahan selama 20 tahun. Dibandingkan dengan konsep pemakaman yang saat ini diberlakukan. “Intinya, kami tidak mau mendegar ada warga Tangsel yang kesulitan untuk memakamkan keluraga, karena tidak ada lahan,” ucapnya.

Ia menambahkan, setelah konsep MPS dilakukan uji publik, tidak ada pertentangan di masyarakat. Untuk itu, pada 2019 mendatang detail engineering design (DED) pembangunan MPS sudah dikeluarkan. Jika DED sudah ada baik pembebasan lahan dan lainnya ditargetkan selesai pada 2020. “Jika tidak ada halangan, Insya Allah MPS bisa digunakan pada 2021,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi IV DPRD Tangsel, Sukarya menuturkan, pembangunan MPS tidak bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Tangsel, karena di Kecamatan Setu sudah ditentukan untuk wilayah pemakaman. Untuk itu, pasti akan mendapat dukungan dari legislatif. “Kami mendukung rencana Pemkot Tangsel yang akan membangun MPS. Selama itu, untuk kepentingan warga Tangsel,” katanya. (Dewi Agustini)*


Sekilas Info

Pemuka Agama Tangsel Tolak Kampanye di Rumah Ibadah

TANGERANG, (KB).- Para pemuka agama di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menolak kampanye politik di rumah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *