Pemkot Tangsel Belum Temukan Investor PLTSa Cipeucang

TANGERANG, (KB).- Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany bingung belum mendapatkan investor yang mampu mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Rencananya titik lokasi PLTSa di TPA Cipeucang, Kelurahan/Kecamatan Serpong.

Ia menyatakan, telah menghadiri rapat pemaparan PLTSa Tangsel bersama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII). Pada pertemuan tersebut, dia mendapatkan angin segar akan dibantu untuk mencarikan investor untuk mengelola PLTSa di Tangsel.

“Alhamdulillah, ternyata sudah sangat direspons luar biasa oleh PT PII yang insya Allah mau membantu mencari investasi. Mudah-mudahan schedule yang kami buat, bahwa akhir Februari Outline Business Case (OBC) akan selesai dari Korea yang telah bekerja sama dengan Kementerian Kemaritiman. Jika sudah ada OBC-nya, maka kami langsung serahkan dokumen OBC ke Menkeu untuk dimasukkan ke dalam konsep Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” katanya, Ahad (10/2/2019).

Pada saat masa menunggu OBC yang datang dari Korea, dia akan mengadakan Market Sounding, seperti halnya pada saat pembangunan Pasar Ciputat.

“Sambil menunggu, kami akan mengadakan Market Sounding sama halnya dengan Pasar Ciputat. Kami akan minta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk Market Sounding, sehingga kami bisa mengumpan kepada siapa saja untuk berinvestasi terhadap pembangunan PLTSa,” ujarnya.

Ia tak menampik bagi para investor baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk bisa mengelola PLTSa yang ada di Tangsel.

“Yang mengelola (PLTSa) nanti investor. Kami sangat terbuka bagi para investor. Kalau pun, BUMD Tangsel mau ikut tender silakan, pihak swasta dalam negeri maupun luar negeri silakan, nanti itu semua difasilitasi konsep KPBU yang isinya gabungan dari Bapenas, Menkeu, BKPM, dan PT PII,” ucapnya.

Ia sempat menanyakan kepada PT PII perihal kapan proses lelang maupun kapan pembangunan infrastruktur. Namun, pihak PT PII masih menunggu OBC datang dari Korea.

“Mudah-mudahan tidak waktu lama OBC sudah bisa diterima, karena mereka tidak bisa memastikan kapan proses lelang, kapan pembangunan, dan kapan bisa digunakan, mereka belum bisa memastikan, karena harus melihat OBC-nya terlebih dahulu,” tuturnya.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyambut baik dan mendukung rencana proyek KPBU PLTSa di Kota Tangsel. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here