Selasa, 11 Desember 2018

Pemkot Tangerang Kekurangan Pegawai

TANGERANG, (KB).- Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangerang, M Yusuf mengatakan, tidak sebandingnya jumlah pegawai saat ini disebabkan, karena pegawai yang purna tugas lebih banyak dibandingkan dengan penerimaan pegawai.

“Setiap tahun kurang lebih ada 300 pegawai yang purna tugas, sementara yang masuk jauh dari angka tersebut. Untuk itu, efisiensi pekerjaan menjadi sangat diperlukan untuk sistem perencanaan dan hasil kerja maksimal dari pemerintah daerah,” katanya.

Ia menambahkan, laporan kinerja instansi pemerintah (LKIP) merupakan output terakhir yang harus disusun dari rangkaian proses kerja yang dilakukan lembaga pemerintah. Untuk itu, LKIP menjadi salah satu tolok ukur penting dalam mengevaluasi kinerja instansi pemerintah.

“Persoalan di kami kan terbatasnya sumber daya pegawai yang fokus terkait dengan penyusunan LKIP, artinya ini juga perlu strategi, agar LKIP tersusun dengan baik dan tepat waktu,” ujarnya.
Mengingat pentingnya LKIP dalam mengukur tingkat keberhasilan program pemerintah, Pjs Wali Kota Tangerang meminta, agar para pegawai Pemkot Tangerang bisa menyusun LKIP dengan baik dan benar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Dadi Budaeri menyampaikan sejumlah kendala yang ditempuh dalam menyusun LKIP, di antaranya sulitnya penelusuran bukti dasar yang mengakibatkan adanya beberapa catatan dari Kemenpan-RB kepada Kota Tangerang. “Kendalanya masih ada kesulitan dalam menyinkronkan data yang dilaporkan dengan yang ada di OPD,” tuturnya. (DA)***


Sekilas Info

Tiga Menteri Groundbreaking Rusunami di Stasiun Rawabuntu

TANGERANG, (KB).- Tiga Menteri Kabinet Kerja yakni Menteri BUMN Rini Soewarno, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimulyono, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *