Pemkot Tangerang dan Tangsel Buka Donasi Untuk Korban Bencana Palu-Donggala

TANGERANG, (KB).- Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengimbau kepada pegawai dan masyarakat Kota Tangerang, untuk menyisihkan sebagian rezekinya bagi para korban gempa di Palu dan Donggala. “Kami sekarang lagi menggalang dana dari para pegawai dan juga masyarakat melalui Baitul Mal Akhlakul Karimah maupun Baznas Kota Tangerang,” katanya, Rabu (3/10/2018).

Menurut dia, masyarakat Kota Tangerang yang mau mengulurkan tangan untuk membantu korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah bisa mengirimkan bantuan melalui rekening Baznas Kota Tangerang di Bank Muamalat Nomor Rekening: 385 0000 667, Bank Mega Syariah Nomor Rekening: 2001 5370 12, dan juga Bank BJB Nomor Rekening: 1203 03874 1.

“Mari sama-sama kami doakan, untuk saudara kami bagi para korban bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah dan ayo bersama kami ulurkan tangan kalian untuk bantuan para korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah melalui Baznas Kota Tangerang,” ujarnya.

Sementara itu, terkait evakuasi korban, dia menjelaskan, pihaknya prinsipnya siap mengirimkan personel, namun saat ini pemkot masih berkoordinasi dengan BNPB dan Basarnas. “Belum kirim personel, sekarang yang bisa mengevakuasi hanya TNI dan Polri. Kami koordinasi dulu ke BNPB dan Basarnas kalau butuh bantuan kami kirim ke sana,” ucapnya.

Sedangkan, Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana, terlebih belum lama ini ada bencana gempa yang terjadi di beberapa titik di Indoensia.
“Musibah tidak bisa diprediksi, kami harus mawas diri. Kenali setiap lingkungan tempat kami bekerja dan tinggal. Jalur-jalur evakuasi juga harus dibuat seinformatif mungkin,” tuturnya, Rabu (3/10/2018).

Selain musibah gempa, menurut dia, musibah kebakaran juga harus diperhatikan, di mana musim kemarau yang terbilang cukup panjang bisa berpotensi menimbulkan kebakaran. “Atau faktor kelalaian manusia yang dapat menimbulkan kebakaran di lingkungan tempat tinggal,” katanya.

Ia memerintahkan kepada Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, untuk mengadakan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat. Hal tersebut bertujuan, untuk menyiapkan masyarakat akan datangnya bencana, sehingga mereka bisa bertindak cepat dan tepat ketika terjadi bencana.

“Perihal pelatihan pemadaman kebakaran, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang selalu mengadakan pelatihan-pelatihan simulasi kebakaran. Ajukan saja ke OPD terkait untuk diselenggarakan di wilayah-wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran,” ujarnya.

Ia menuturkan, BPBD juga bisa menggelar simulasi menghadapi bencana, gempa terutama mengingat Indonesia masuk dalam rute pergerakan lempeng aktif dunia. Selain itu, dia meminta pada setiap gedung-gedung termasuk gedung pemerintahan, baik sekolah, kantor, dan lainnya, agar memasang informasi jalur evakuasi. “Jangan sampai ada gedung yang masih tidak memiliki informasi perihal jalur evakuasi, alat-alat dasar pemadaman api, dan alat penting lainnya, untuk meminimalisir dampak bencana baik kebakaran dan gempa bumi,” ujarnya.

Sementara itu, di Kota Tangsel, pemerintah darah setempat juga membuka penggalangan dana bantuan, untuk korban gempa dan tsunami pada dua daerah di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Dana bantuan bisa disalurkan lewat BJB Nomor Rekening 8888888261108, Jalan Raya Viktor Nomor 10, Buaran, Kecamatan Serpong.

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menyatakan kesiapan institusinya, untuk menggalang dan menyalurkan bantuan kemanusian, untuk para korban gempa disertai tsunami di Palu dan Donggala. Rekening bantuan dibuka sampai dengan Senin (15/10/2018) besok.

“Sedangkan, barang sudah siap kirim koordinasi dengan Seksi Pengangkutan Lanud Halim PK melalui penerbangan Hercules,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk relawan sudah ditugaskan 2 orang anggota Tagasus, 10 Satuan Polisi Pamong Praja, dan SDM dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel. “BPBD dalam tahap koordinasi penerimaan, penempatan, dan penugasan di lokasi dengan Posko PMI serta Pemerintah Kota Palu,” tuturnya. (DA)*

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here