Pemkot Serang Bangun Jalan di 6 Kecamatan, Pengusaha Diingatkan Taat Aturan

SERANG, (KB).- Wali Kota Serang Syafrudin mengingatkan para pengusaha pemenang tender di Lingkungan Pemkot Serang, agar taat aturan. Mereka juga diwanti-wanti, agar pelaksanaan pekerjaan selesai tepat waktu.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Serag seusai rapat pre construction meeting (PCM) bersama para pengusaha penyedia barang dan jasa yang menang lelang, di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, di Jalan Cikulur Jelawe, Kota Serang, Rabu (21/8/2019).

“(Pertemuan tersebut untuk) menekankan kepada para pengusaha dalam mempersiapkan konstruksi pekerjaan setelah kontrak. Pertama, adalah pengerjaannya sesuai dengan anjuran kualitas dan pekerjaannya pun bisa selesai sesuai jadwal,” katanya.

Ia menuturkan, pada 2019 ini Pemkot Serang akan melaksanakan pembangunan delapan ruas jalan dan satu gedung kelurahan. Total anggaran mencapai Rp 10 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019.

Delapan pekerjaan difokuskan untuk pembangunan jalan yang ada di enam kecamatan dan satu pekerjaan lainnya paketnya untuk pembangunan Kantor Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

“Jadi, sembilan pekerjaan itu delapan jalan dan satu Kantor Kelurahan Banjar Agung. Jalan itu, meliputi semua kecamatan dengan keseluruhan pembangunan sepanjang 20 kilometer. Tahun ini itu yang menjadi pembangunan prioritas Pemkot Serang,” ujarnya.

Kepala DPUPR Kota Serang M Ridwan menuturkan, pembangunan infrastruktur jalan sampai saat ini telah mengalami peningkatan pembangunan. “Sudah meningkat, yang awalnya 60 persen sekarang meningkat menjadi 63-64 persen,” ucapnya.

Selain pembangunan jalan yang meningkat, sejumlah bangunan gedung pemerintahan dan kelurahan serta kecamatan sudah diperbarui. Hal tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga dirasa perlu untuk pembangunan fisik.

“Sekarang kan Kantor Kecamatan Serang sudah bagus. Kemudian, Kelurahan Kepuren, Cilowong,dan lainnya sudah bagus semua, sudah kami bangun. Bahkan, arahan dari pak Wali Kota Serang setiap tahunnya kami diminta untuk membangun kantor kelurahan dan kecamatan,” tuturnya.

Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai November mendatang. Namun, paling lambat hingga Desember 2019. “Tapi, mudah-mudahan kinerja kami bisa melebihi target kerja. Bahkan, pada 2018 saja kami bisa mencapai 93 persen. Mudah-mudahan (tahun ini) lebih dari itu atau minimal sama,” katanya.

Ia mengungkapkan, sisa jalan poros yang belum dimaksimalkan tercatat sepanjang 127 kilometer. Namun, kondisi eksisting saat ini dinilai masih cukup baik dan layak digunakan.

“Tahun ini 20 kilometer untuk pembangunan jalan. Terus sisa yang masih rusak jalan poros itu sepanjang 127 kilometer. Itu yang belum dimaksimalkan, karena kondisi jalannya masih bagus,” ujarnya.

Ia menuturkan, saat ini pembangunan jalan poros, di antaranya Jalan Majalawang Kecamatan Taktakan, Ciwuni, Pasuluhan, Kecamatan Walantaka, dan jalan lainnya. (Rizki Putri/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here