Pemkot Serang Bagikan 1 Ton Daging Kurban, Disebar ke Pesantren dan Masyarakat

RIZKI/"KB". Seorang panitia kurban pada Bidang Kesra Pemkot Serang saat merapikan paket daging yang akan dibagikan di Puspemkot Serang, Jumat (31/7/2020).*

SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) membagikan 1.230 paket daging atau sekitar 1 ton daging kerbau kepada warga dan sejumlah pondok pesantren. 

Hal tersebut dilakukan untuk memaknai hari raya kurban agar seluruh masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah dapat menikmati daging.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang Hudori mengatakan, kebijakan dari wali kota Pemkot Serang menyediakan 1 ton daging kerbau untuk dibagikan kepada masyarakat dan lembaga. 

“Harus habis hari ini juga, dan ini khusus diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah,” kata Hudori, usai Salat Iduladha di masjid Al-Madani Puspemkot Serang, Jumat (31/7/2030).

Paket daging kurban tersebut diberikan kepada kelompok masyarakat dan lembaga, seperti Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) untuk disalurkan kembali kepada masyarakat dan lainnya.

“Karena memang harus didistribusikan hari ini juga. Kemudian, kami akan berikan kepada lembaganya dan ponpes yang mengajukan. Jadi warga tidak boleh mengambil sendiri,” ujarnya.

Hal itu dilakukan dalam rangka menghindari kerumunan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Tidak ada (warga), nanti dibagikannya oleh lembaga itu sendiri atau kelompok masyarakat yang menaunginya. Karena memang tidak boleh berkumpul, jadi cukup pengurusnya saja yang mengambil kepada kami dan nanti disalurkan lagi ke mereka-mereka,” ucapnya.

Selain itu, Pemkot Serang telah menyalurkan hewan kurban sebanyak 32 ekor, dengan rincian sapi 12 ekor, kerbau 8 ekor dan kambing 12 ekor. 

“Kesra sendiri perannya hanya pengumpul dan penyalur. Jadi H-1 hewan-hewan itu kami salurkan ke lembaga-lembaga yang memang layak mendapatkan hewan kurban,” kata dia.

Hudori juga mengatakan, kurban tahun ini sedikit ada peningkatan jumlahnya dibandingkan tahun lalu. 

“Alhamdulillah meningkat, meski pun dalam situasi yang kurang menunjang. Kalau tahun lalu itu kan kerbau hanya 4 ekor dan sapi di bawah 10 ekor. Jadi hewan kurban ini dihimpun oleh wali kota dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD),” ujarnya.

Hewan-hewan kurban tersebut dibagikan ke beberapa lembaga dan organisasi keagamaan, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang, Ponpes dan beberapa OPD lainnya. 

“Seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang memiliki banyak pasukan orange, dan memang kami alihkan juga ke sana. Mereka kami berikan perhatian khusus,” tuturnya. (Rizki)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here