Pemkot Cilegon Tolak Eksploitasi Pasir Laut

CILEGON, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menolak rencana eksploitasi pasir laut untuk kepentingan reklamasi PT Lotte Chemical Indonesia (LCI). Sebab, kegiatan tersebut, mampu berdampak pada lingkungan pesisir pantai, bahkan berimbas pada rencana pembangunan Pelabuhan Warnasari.

Wali Kota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, tidak akan memberikan rekomendasi eksploitasi pasir laut, jika kegiatan dilakukan di dua titik, yaitu wilayah Perairan Gosong Serdang dan Perairan Sangiang.

“Telah saya sampaikan kepada pihak PT LCI, kami tidak akan memberikan surat rekomendasi pertambangan pasir laut, jika Perairan Gosong Serdang dan Perairan Sangiang yang akan mereka tambang,” katanya, kemarin.

Menurut dia, dua titik tersebut, terbilang penting untuk kepentingan pesisir laut Kota Cilegon. Di mana Perairan Gosong Serdang dan Perairan Sangiang selama ini meredam gelombang tinggi dari arah laut menuju pantai.

“Itu breakwatter-nya Pantai Cilegon, jadi cukup penting untuk dipertahankan. Bahkan, itu terpakai jika Pelabuhan Warnasari dibangun. Karena itu, adalah tembok alami penahan gelombang laut, menuju area pelabuhan,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihak PT LCI diminta untuk memerhatikan dampak lingkungan dari setiap rencana yang berkaitan dengan pembangunan pabrik kimia. Pihaknya tidak akan sembarangan dalam memberikan izin rekomendasi tersebut.

“Jangan sampai, pihak perusahaan yang menuai keutungan, masyarakat Cilegon yang menanggung dosanya,” ucapnya.

Diketahui, PT LCI berencana melakukan eksploitasi pasir laut. Di mana perusahaan asal Korea Selatan tersbeuty, masih memproses surat izin kerja keruk (SIKK) dan izin reklamasi ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Rencananya, Perairan Gosong Serdang dan Perairan Sangiang akan menjadi lokasi tambang pasir laut yang akan dilakukan PT LCI melalui PT Boskalis Indonesia. Di dua titik tersebut, terdapat pasir laut yang melimpah. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here