Senin, 23 Juli 2018

Pemkot Cilegon Kumpulkan Pengusaha Industri

CILEGON, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon kekurangan anggaran untuk melakukan perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang rusak diterjang banjir pekan lalu. Oleh karena itu, pemkot mengumpulkan sejumlah perwakilan industri Ciwandan di Pemkot Cilegon, Kamis (3/5/2018).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Sari Suryati mengatakan, estimasi perbaikan ruas JLS yang ambrol akibat terjangan banjir pekan lalu sekitar Rp 4,3 miliar.

“Kebutuhannya Rp 4,3 miliar, tapi anggaran yang ada hanya Rp 1,8 miliar. Maka itu, kami meminta partisipasi industri untuk ikut menyumbang sekitar Rp 2,5 miliar,” katanya.

Ia menuturkan, tidak bisa mengalokasikan anggaran perbaikan JLS secara mendadak. Mengingat sistem keuangan saat ini dilakukan secara online melalui Sistem Informasi Perencanaan, Penganggaran, dan Pengelolaan Keuangan Daerah Terpadu (Simral).

“Pemkot tidak bisa menganggarkan secara mendadak, karena saat ini penganggaran pakai Simral. Sementara, kebutuhan perbaikan ini mendesak,” ujarnya.

Menurut dia, anggaran Rp 1,8 miliar tersebut hanya bersifat perbaikan sementara. Di mana perbaikan tersebut diperuntukkan, agar bisa digunakan pada arus Lebaran, Juli nanti.

“Hanya bersifat jalur sementara, tidak sampai tahap finishing. Paling hanya pemasangan gorong-gorong dan pengurukan, belum sampai pada tahap betonisasi dan penyempurnaan tembok penahan dinding,” ucapnya.

Pihaknya telah menunjuk Human Resource and Coorporate Affair PT Indorama Petrochemical, Malim Hander Joni sebagai koordinator partisipasi anggaran industri. Ia kini sedang memverifikasi perusahaan-perusahaan mana yang akan berpartisipasi.

“Terkait kepedulian industri, yang menjadi koordinator, adalah pak Joni dari PT Indorama,” tuturnya.

Sekda Kota Cilegon menuturkan, perbaikan JLS sangat mendesak, karena saat ini jalur menuju Anyer atau Ciwandan hanya bertumpu pada Jalan Raya Anyer. Sementara, jalan tersebut sering macet akibat penumpukan kendaraan barang maupun pribadi.

“Saya rasa industri tidak rugi kalau menyumbang untuk perbaikan jalan, karena nantinya arus karyawan dan barang kembali lancar. Daripada seperti saat ini macet, kan banyak kerugiannya untuk industri juga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon, Nana Sulaksana mengatakan, saat ini pengerjaan sudah dimulai untuk pembersihan sisa-sisa longsoran. Ia memprediksi, perbaikan tersebut hanya membutuhkan waktu sebulan, sehingga pada H-7 Lebaran sudah bisa dilalui kendaraan.

“Agar saat musim libur Lebaran arus wisata ke Anyer bisa lewat JLS lagi. Cuma itu belum perbaikan menyeluruh dan masih penyempurnaan lagi,” ujarnya.

Human Resources and Coorporate Affair PT Indorama Petrochemical, Malim Hander Joni menuturkan, pihak perusahaan intinya siap untuk membantu perbaikan JLS. Ia mengklaim, mayoritas industri di Ciwandan dan sekitarnya siap membantu.

“Kalau semua industri semua ada 200 membantu semua, jatuhnya per industri itu hitungan kasarnya Rp 12,5 juta. Itu ringan bagi industri,” ucapnya. (AH)*


Sekilas Info

BKP Cilegon Amankan Ribuan Kilogram Daging Celeng

CILEGON, (KB).- Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon kembali mengamankan ribuan kilogram daging celeng, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *