Pemkot Cilegon Bisa Pidanakan Pengelola Hiburan

CILEGON, (KB).-¬†Pelanggaran yang dilakukan para pengelola atau pelaku hiburan malam di Kota Cilegon telah membuat Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi geram. Ia secara tegas meminta dinas-dinas teknis terkait tempat hiburan malam, mengkaji pelanggaran-pelanggaran yang sering terjadi. “Dinas teknisnya harus berani, Satpol PP dan segala macam. Kalau ketahuan melanggar, segera evaluasi. Pelanggarannya di mana, langsung cabut saja izin hotel dan restorannya. Kalau perlu digugat secara hukum, ini perintah saya,” kata Iman, Senin (31/7/2017).

Seperti diketahui, sebelumnya pelanggaran tempat hiburan malam diketahui ketika Grup I Kopassus menggelar razia internal beberapa pekan lalu. Saat itu, hampir seluruh tempat hiburan malam beroperasi hingga dini hari. Padahal, Perda Nomor 2 Tahun 2003 secara tegas telah mengatur jam operasional tempat hiburan malam. Dimana jam operasional ditenggat pukul 00.00, dengan batas toleransi sekitar pukul 01.00.

Hanya saja, ketika Grup I Kopassus menggelar razia hingga pukul 02.30, tempat-tempat hiburan diketahui masih beroperasi. Terkait hal itu, Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi meminta dinas teknis segera melakukan kajian. “Dinas teknis yang paham tentang pelanggaran tempat hiburan. Mereka yang bisa mengambil langkah. Jika Satpol PP merasa perlu ditutup, jangan sampai dibuka kembali,” kata Iman dengan nada geram.

Dinas teknis yang dimaksud Iman tidak lain Satpol PP Kota Cilegon, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Cilegon, bagian Hukum Setda Pemkot Cilegon, hingga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon. Iman meminta dinas-dinas tersebut melakukan kajian secara serius. (Sigit/Job)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here