Pemkab Tangerang Intensifkan Bantuan Air Bersih

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengintensifkan volume pengiriman bantuan air bersih ke titik titik yang mengalami krisis air karena dampak kekeringan yang berkepanjangan.

“Kami terus melakukan pengiriman air bersih ke sejumlah titik rawan kekeringan yang mengalami krisis air bersih,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesal Rasyid, Rabu (2/10/2019).

Pria yang sering disapa Rudi Maesal ini mengatakan intensitas pengiriman air bersih telah dilakukan pemerintah daerah bersama PDAM Tirta Kertaraharja sejak Juni lalu. “Permintaan air terus bertambah, karena pada musim kemarau ini sumur sumur warga kering,” kata Rudi.

Untuk mendistribusikan bantuan air bersih ini, telah dikerahkan 12 mobil tangki air milik PDAM Tirta Kertaraharja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Tangerang.

Kabupaten Tangerang telah berjibaku mengirimkan air bersih ke sejumlah kecamatan yang terdampak kekeringan. Data dinas pertanian setempat dampak kekeringan telah menyebar di 26 dari 29 kecamatan yang ada.

Maesal mengatakan selain menangani masalah kekurangan air bersih, pemerintah daerah juga fokus menangani kekeringan yang berdampak pada ribuan hektar lahan persawahan. “Untuk menyelamatkan tanaman padi kami telah membuat puluhan sumur pantek,” katanya.

Sementara Direktur Utama PDAM Tirta Kertaraharja, Rusdi Machmud mengatakan sejak Juni hingga September ini, perusahaan air daerah Kabupaten Tangerang itu telah menyalurkan 2,5 juta liter air bersih ke titik kekeringan di Kabupaten Tangerang. “Air bersih kami bagikan secara bergilir ke wilayah Utara, Barat dan Selatan,” tuturnya.

Air bersih, kata dia, disalurkan menggunakan 12 mobil tangki, 6 milik PDAM, 4 milik BPBD Kabupaten Tangerang dan 2 milik Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Tangerang. “Petugas kami bekerja meraton dari pukul 7 pagi hingga 9 malam,” katanya.

Rusdi mengatakan tingginya permintaan air bersih membuat PDAM dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengatur jadwal pengiriman air bersih. “Zona kami bagi menjadi tiga,” ungkapnya.

PDAM TKR mensuplai air bersih di zona utara meliputi 8 kecamatan di wilayah Utara Kabupaten Tangerang.

Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinar Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Tangerang mengirimkan bantuan air bersih ke wilayah Selatan, Tengah dan Barat Kabupaten Tangerang. “Sumber air dari PDAM, tapi menggunakan mobil tangki Pemkab,” katanya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here