Pemkab Serang Segera Cairkan Dana Hibah Rp 5 Miliar

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang segera mencairkan dana hibah sekitar Rp 5 miliar untuk 114 badan, lembaga, dan organisasi masyarakat yang telah mengajukan proposal pada 2017. Untuk pencairan bantuan tersebut, pemkab melakukan asistensi kelengkapan proposal pencairan hibah, di Aula Tubagus Suwandi, Jumat (19/10/2018).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat pada Setda Pemkab Serang, Lukman mengatakan, pihaknya melakukan persiapan penyaluran belanja hibah bagi badan, lembaga organisasi masyarakat yang dianggarkan di APBD Perubahan 2018. Jumlah penerimanya sekitar 114 badan, lembaga, dan organisasi masyarakat.

“Anggaran hibah keselusluruhan Rp 5 miliar lebih. Masing-masing ada yang dapat Rp 20-40 juta, beragam, sesuai dengan hasil verifikasi, kalau pengajuannya lebih dari itu,” katanya saat ditemui Kabar Banten seusai membuka acara asistensi kelengkapan proposal pencairan hibah.

Ia mengungkapkan, sebagaimana amanat permendagri dan perbup, pemkab masih menggunakan Perbup Nomor 27 Tahun 2016, bahwa setelah ditetapkan di APBD penerima hibah by name by addres, atas hasil proses dari pengajuan mereka di 2017, kemudian diproses setelah melalui verifikasi, lalu direkomendasi di KUA PPAS APBD Perubahan 2018.

“Kemudian , mereka harus mengajukan permohonan proposal pencairan. Acara asistensi ini, agar mereka paham bagaimana persyaratan dan proses pencairan. Sekaligus kami sampaikan tentang tata cara laporan pertangungjawaban penggunaan atas dana yang mereka terima,” ujarnya. Sebanyak 114 badan, lembaga, dan organisasi masyarakat tersebut tersebar di 29 kecamatan. “Yang hadir di asistensi ini, di antaranya ketua lembaga, terdiri dari DKM, ketua majelis taklim, musala, dan madrasah,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, bantuan tersebut di anggaran di APBD Perubahan, karena proposal mereka baru diterima setelah penetapan KUAPPAS Murni 2018, sekitar Oktober, November, Desember. “Kan kalau yang di Murni 2018, seperti Baznas, MUI itu mereka pengajuannya di awal tahun. Tapi, kalau untuk pengajuan 2018 penganggaran 2019 itu sudah menggunakan Perbup Nomor 28 Tahun 2018 yang menggunakan Aplikasi Serang Open,” tuturnya.

Untuk waktu pencairannya, kata dia, pihaknya menargetkan November 2018 sudah masuk ke rekening masing-masing penerima. “Kami targetkan November bisa tersalurkan melalui rekening mereka masing-masing. Kemudian, laporannya sebagaimana ketentuan kan paling lambat 10 Januari tahun berikutnya paling lambat, tapi kami tekankan ke mereka setelah terima dana, ya silakan mengacu ke RAB, dan segera laporkan,” ujarnya.

Ia mengatakan, setelah mereka menyiapkan proposal pencairan dengan berbagai persyaratannya, seperti fakta integritas, surat penyataan tanggung jawab mutlak, keterangan transfer, foto kopi KTP, proposal awal, proposal pencairan RAB penggunaan dana yang disetujui, SK bupati tentang penetapan dan NPHD. “Setaah itu lengkap kami ajukan ke BPKAD, kan ini belanja hibah bentuk uang,” ucapnya.

Selain itu, tutur dia, setelah dana hibah diterima, Kesra juga akan ada proses monitoring dan evaluasi, dilihat mana yang sudah melaporkan pertangungjawabannya dan mana yang belum sebelum 25 Desember. “Kami targetkan 25 sampai 31 Desember, kami akan monitoring bagi mereka yang belum menyampaikan kami akan buat surat teguran satu sampai tiga, sambil kami datangi. Sebagaimana diatur di ketentuan kami juga akan laporkan ke Inspektorat,” katanya.

Untuk itu, ujar dia, dalam asistensi proposal pencairan tersbeut, juga Kesra melibatkan pihak Inspektorat, untuk menyampaikan disampaikan terkait ketentuan laporan dan sanki-sanksi yang akan diterima apabila mereka tidak melaporkan.

“Itu tadi disampaikan ke calon penerima, bahwa apabila mereka menyalahgunakan dana itu, mereka wajib mengembalikan ke kas daerah, kami kasih batas waktu 60 hari. Kalau tidak mereka akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Ini juga satu proses pembelajaran, jadi kami sampaikan ke masyarakat penerima hibah, supaya mereka paham ketentuan yang sudah diatur di belanja hibah ini,” ucapnya. (YY)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here