Pemkab Serang Potong TPP 24 ASN

SERANG, (KB).- Sebanyak 24 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang disanksi pemotongan tunjangan penghasilan pegawai (TPP) sebesar 50 persen. Hal tersebut dilakukan, karena puluhan ASN tersebut, mangkir usai libur Lebaran kemarin.

Kepala Bidang Pengembangan Karir Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang Surtaman menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan pada Selasa (25/6/2019), terdapat 24 ASN yang akan dipotong TPP sebesar 50 persen.

Mereka dinyatakan tidak hadir dari Senin hingga Jumat (10-14/6/2019) atau tepatnya usai libur Lebaran. Sehingga, dijatuhi sanksi sesuai dengan surat edaran Kemenpan dan Bupati Serang.

“Pemberian sanksi pemotongan TPP itu ditetapkan setelah pleno 25 Juni 2019,” katanya kepada Kabar Banten saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (28/6/2019).

Ia menuturkan, pembayaran TPP Juni 2019 akan dipotong pada Juli 2019 sebesar 50 persen. Mekanismenya, BKPSDM akan menyampaikan ke masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Serang. Selanjutnya, masing-masing OPD tersebut, nantinya akan menyampaikan hasil laporan dari BKPSDM kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang.

“Mekanismenya kami sampaikan ke masing-masing OPD. Nanti OPD menyampaikan ke BPKAD, tetapi dasarnya surat dari kami. Rekap dari BKPSDM juga akan diberikan ke BPKAD,” ujarnya.

Menurut dia, puluhan ASN tersebut, berasal dari beberapa kecamatan, pengawas SMP maupun dinas. ASN yang dilakukan pemotongan TPP, yakni pegawai yang dinyatakan tidak masuk pada Senin hingga Jumat (10-14/6/2019) tanpa keterangan. Hal tersebut juga telah diatur dalam surat edaran Bupati Serang.

“Yang 24 ASN itu ada yang memberikan keterangan, tetapi tidak dapat dipertanggungjawabkan informasinya atau info awal tidak sesuai info akhir. Sisanya tanpa keterangan juga ada,” tuturnya.

Dari 24 ASN tersebut, kata dia, ada enam ASN yang juga dijatuhi sanksi hukuman disiplin berupa teguran. Nantinya enam ASN tersebut, akan dilaporkan ke pusat dan Bupati Serang. Saat ini, proses pembuatan laporan sedang dilakukan.

“Ada 6 ASN dari 24 ASN itu terkena sanksi penjatuhan hukuman disiplin berupa teguran lisan. Mereka diberikan sanksi teguran lisan, karena tidak masuk pada 10 Juni 2019 lalu,” ucapnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here