Pemkab Serang Lakukan Disinfeksi Hingga ke Desa, ODP Kabupaten Serang Capai 194 Orang

Petugas gabungan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di wilayah Kecamatan Kramatwatu dan Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Rabu (25/3/2020). Penyemprotan tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).*

SERANG, (KB).- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Serang mencatat sebanyak 194 warga Kabupaten Serang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 hingga Rabu (25/3/2020). Jumlah tersebut tersebar di 27 Kecamatan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan, hingga Rabu (25/3/2020) terdapat 194 orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 dan tiga orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Namun dari jumlah tersebut, sampai saat ini belum ada warga yang terkonfirmasi positif Corona.

“Jumlah tersebut tersebar di 27 kecamatan se Kabupaten Serang,” ujarnya kepada Kabar Banten.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi mengatakan, per Selasa (24/3/2020) pukul 14.00, di Kabupaten Serang tercatat ada 168 ODP dan satu PDP.

“Hingga saat ini, di Kabupaten Serang belum ada yang terkonfirmasi positif corona,” ujarnya.

Agus mengatakan, pada Rabu (25/3/2020) gugus tugas juga sudah mulai melakukan penyemprotan disinfektan dan sosialisasi Covid-19 kepada masyarakat Kecamatan Waringin Kurung dan Kramatwatu. Beberapa titik yang menjadi fokus penyemprotan yakni fasilitas sosial (Fasos), fasilitas umum (Fasum), musala, pesantren, masjid, pasar dan sekolah.

“Penyemprotan dijadwalkan oleh gugus tugas. Untuk info sampai tanggal berapa di lakukan penyemprotan belum diperoleh, rencana semua kecamatan di Kabupaten Serang,” katanya, Rabu (25/3/2020).

Agus juga mengatakan, untuk perkembangan data kasus Corona baik ODP, PDP bahkan positif akan diupload dan ditayangkan di web Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selaku ketua gugus tugas.

Sementara, Humas RSDP Drg Khoirul Anam mengatakan, pada Selasa (24/3) di rumah sakitnya ada penambahan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak tiga orang. Pasien pertama berjenis kelamin laki-laki memiliki gejala demam, sesak nafas dan masuk pukul 01.30 WIB.

“Swab sudah dikirim (Ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes),” ujarnya.

Kemudian kata Anam, pasien kedua berjenis kelamin laki-laki juga memiliki gejala batuk, demam, sesak nafas dan swab sudah dikirim ke Litbangkes.

“Kedua pasien warga Kabupaten Serang,” katanya.

Pasien ketiga, merupakan ODP yang naik status jadi PDP. Ia berjenis kelamin perempuan memiliki gejala batuk, demam, pilek dan diare.

“Masuk isolasi Senin (23/3/2020) sekitar jam 5 sore. Tapi masuk IGD tanggal 21 Maret, dia asal Kasemen Kota Serang. Swab sudah dikirim ke Jakarta. Dengan demikian total PDP yang dirawat ada enam orang,” ucapnya.

Lakukan Disinfeksi

Untuk mencegah penularan virus tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bersama TNI-Polri juga terus bergerak diantaranya dengan melakukan disinfeksi atau melakukan penyemprotan cairan disinfektan hingga ke tingkat desa dan memastikan masyarakat melakukan social distancing.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pihaknya terus bergerak bersama untuk mencegah penyebaran virus Corona. Langkah pertama yakni memastikan masyarakat melakukan social distancing dan mencegah kerumunan massa di pusat keramaian.

Menurut Tatu, TNI-Polri sudah melakukan sosialisasi pencegahan dan melakukan disinfeksi. Kemudian ke depan, kata Tatu, upaya disinfeksi lebih masif ke desa-desa.

“Dari 29 kecamatan, kita akan kirim alat penyemprotan disinfektan setiap kecamatan tiga. Nanti disimpan dan digunakan oleh pemerintah kecamatan, polsek, dan koramil,” ujar Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kepada Kabar Banten usai rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama TNI-POLRI di Pendopo Bupati Serang, Selasa (24/3/2020).

Hadir pada kesempatan tersebut, Kapolres Serang AKBP Mariyono, Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono, Kabag Ops Polres Cilegon Kompol Kamarul Wahyudi, Dandim 0602/Serang Kolonel Inf Mudjiharto, Dandim 0623/Cilegon Letkol Arm Rico Ricardo Sirait, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Kepala Gugus Tugas Nana Sukmana, dan sejumlah kepala OPD Pemkab Serang.

Tatu mengatakan, saat ini Pemkab Serang sudah menyediakan anggaran penanggulangan covid-19. Bahkan Tatu sudah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyisir sejumlah anggaran yang kurang penting.

Kemudian dilakukan pergeseran dalam rangka mendukung program Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 tingkat Kabupaten Serang.

“Kami akan menambah persediaan masker dan APD (alat pelindung diri) untuk tenaga kesehatan baik di puskesmas maupun rumah sakit. Jika dibutuhkan, kami pun akan menyediakan alat rapid test,” ujarnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here