Kamis, 21 Februari 2019

Pemkab Serang Jadi yang Pertama Raih SNI ISO 37001

SERANG, (KB).- Badan Standar Nasional Indonesia (BSNI) untuk pertama kalinya memberikan sertifikat SNI ISO 37001:2016 tentang sistem manajemen anti penyuapan pada inspektorat Kabupaten Serang Tahun 2018 kepada kabupaten/kota. Sertifikat tersebut diberikan secara terintegrasi dengan sertifikat SNI ISO 9001:2015 tentang sistem manajemen mutu.

Presiden Direktur PT. Mutuagung Lestari Arifin lembaga mengatakan, penyerahan sertifikat ini kegiatan penting karena ini adalah yang pertama di seluruh Indonesia. “Jadi dirjen inspektur jenderal kalah langkah sama pak inspektorat dan Bupati Serang. Kami sangat bangga menyerahkan SNI ini,” ujarnya saat memberikan sambutan di lapangan tenis indoor, Pemkab Serang, Selasa (15/1/2019).

Arifin mengatakan, semoga sertifikat ini menjadi langkah awal untuk menerapkan anti penyuapan dan sistem manajemen mutu yang mengarah pada pengelolaan yang profesional dengan prinsip keterbukaan dan memberikan pelayanan terbaik. “Kami katakan ini penting karena selaras dengan komitmen dan keinginan pemerintah pusat dalam menetapkan SNI ISO 37001. Ini menjadi instrumen dalam memberantas dan mengurangi praktek penyuapaan. Oleh karena itu butuh keberanian tinggi untuk dapat menjalankan SNI ISO ini,” tuturnya.

Ia menjelaskan, selain SNI ISO 37001, SNI ISO 9001 juga masih sedikit jumlah kabupaten/kota yang menerapkan. “Saya kira tidak dari 450 kabupaten/kota tidak banyak yang menerapkan. Pemkab Serang adalah satu diantara yang tidak banyak ini,” ucapnya.

Setelah pemberian ini, pihaknya akan melakukan audit setahun sekali untuk melihat kesesuaian apakah dilaksanakan atau tidak. “Kami juga mengharapkan ini tidak hanya prestis semata tapi memberikan dampak luar biasa. Bisa memberikan kepastian kepada semua pihak ketika standar ini ditetapkan,” katanya.

Sekretaris utama Badan SNI Fuji Winarni mengatakan, pemberian sertifikat SNI 9001:2015 yang diintegrasikan dengan SNI ISO 37001:2016 ini adalah yang pertama. “Ini yang pertama, kami di Banten sangat senang bahwa standar yang kami rumuskan ini menggunakan standar internasional, dan sekarang yang pertama mendapatkan Pemkab Serang. Ini luar biasa,” ujarnya.

Dirinya pun nyaris tidak percaya Pemkab Serang bisa meraih dalam waktu singkat. Sebab persiapannya tidak sampai satu tahun. “Kami ingat waktu penandatangan antara pemkab dengan BSNI sekitar Maret dan tidak sampai setahun ternyata pak inspektur (Rahmat Jaya) bisa melengkapi keseluruhan sampai penerapannya sekitar tiga bulan untuk bisa dilakukan penilaian oleh bapak Arifin Lebih,” ucapnya.

Oleh karena itu, kedepan Pemkab Serang akan menjadi role model atau referensi bagi yang mau menerapkan kedua SNI ISO tersebut. “BSNI juga akan berikan rekomendasi bagi daerah lain, siap- siap saja nanti (inspektorat) kalau jadi tempat studi banding,” tuturnya.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku bersyukur dengan Raihan tersebut. “Kita dapat sekaligus dua ISO, awalnya pak inspektur menyampaikan niatnya untuk mendapatkan sertifikat ini. Saya tanyakan juga bisa enggak, dulu waktu saya kerja di perusahaan saya berusaha juga untuk dapat sertifikat ISO ini. Tapi sampai setengah mati enggak bisa, karena ini harus ada komitmen dari pimpinan sampai ke bawah. Makanya saya ucapkan terimakasih kepada inspektur dan inspektorat,” ujarnya.

Kedepan, pihaknya juga mendorong agar beberapa OPD lain yang juga bekerja sama dengan BSNI bisa meraih sertifikat tersebut. “Dalam waktu cukup singkat bisa didapatkan, saya yakin kalau satu sudah bisa maka yang lain juga bisa. DPUPR, Disdik, dukcapil, Diskoperindag ini sudah kerjasama dengan BSNI. Diskoperindag harus lebih dulu karena berkaitan dengan UMKM, karena kalau sudah terpasang ISO maka akan lebih mudah memasarkannya. Tolong difasilitasi agar produk UMKM bisa punya sertifikat ISO,” tuturnya. (Dindin Hasanudin)*


Sekilas Info

Renstra Harus Sesuai Arah Pembangunan Kota Serang

SERANG, (KB).- Rencana strategis (Renstra) 2019-2023 dan rencana kerja (Renja) organisasi perangkat daerah (OPD) 2020 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *