Selasa, 19 Juni 2018

Pemkab Serang Gelar Lomba Teknologi Tepat Guna, Dorong Anak-anak Cinta Sains & Teknologi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) di Gedung Iwak Banten, Rabu (6/62018). Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa mendorong, agar anak-anak di Kabupaten Serang mencintai sains dan teknologi. Ia menilai, saat ini minat masyarakat desa terhadap sains dan teknologi masih kurang, itu terlihat dari jurusan sekolah yang dipilih masyarakat, yakni lebih banyak yang bersekolah di luar sains dan teknologi.

Ia menuturkan, berbicara mengenai teknologi tepat guna, maka tidak akan lepas kaitannya dengan sains dan teknologi. Saat ini, pengembangan teknologi berada di bawah naungan DPMD. Untuk dapat sampai pada tahap pengembangan, maka diperlukan anggaran yang proporsional. Sebab, yang namanya inovasi tidak akan lepas dari riset teknologi. “Kalau kami bicara penelitian teknologi mestinya harus dibangun dulu kecenderungan masyarakat Kabupaten Serang untuk mencintai teknologi dan sains,” katanya dalam acara lomba TTG di Iwak Banten, Kota Serang, Rabu (6/6/2018).

Saat ini, ujar dia, kecenderungan masyarakat desa sekolahnya masih bukan sains dan teknologi, tetapi sosial humaniora dari ekonomi dan hukum. Menurut dia, sosial humaniora bukan tidak penting, namun yang pasti keberadaannya harus seimbang. “Nah, bagaimana kami mendorong anak-anak kami untuk mencintai sains dan teknologi, dari sana akan ada riset dan pengembangan dari mereka untuk penelitian. Harus di lab,” ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong Bappeda khususnya untuk mulai mengalokasikan anggaran riset. Riset yang dilakukan bukan hanya sosial ekonomi, tetapi juga riset dalam bidang teknologi.

Ia mengatakan, dalam gelaran lomba TTG 2018 tersebut, pihaknya berharap, dari kategori pelajar, mahasiswa, dan umum bisa menghasilkan produk teknologi terapan yang bisa dimanfaatkan masyarakat. “Teknologi terapan berarti berkaitan dengan rekayasa teknik bagaimana orang bisa memproduksi barang yang lebih efisien, hemat biaya, massal produknya, dan kualitasnya lebih baik,” tuturnya.

Sementara, Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa pada DPMD Kabupaten Serang, Epon Anih Ranasih menuturkan, peserta yang ikut dalam gelaran lomba TTG berjumlah 25 tim. Rinciannya, terdiri dari 5 tim pelajar, 9 tim mahasiswa, dan 11 tim dari masyarakat umum. Untuk penilaiannya melalui beberapa tahap penjurian yang dilakukan lima orang juri. Tahapan pertama pemeriksaan proposal. Kedua, juri akan berkeliling untuk melakukan pembahasan terhadap teknologi yang dibuat.

“Lalu, diambil lima besar masing masing kategori. Dari sana mereka akan persentasi mengenai penggunaan dan pemanfaatan juga ada demo penggunaan alat. Nanti akan diambil tiga besar, juara 1-3 masing-masing kategori,” katanya. Mereka yang lolos tersebut akan diikutkan ke gelar tingkat provinsi. (Dindin Hasanudin)*


Sekilas Info

Tim Favoritnya Gagal Lolos ke Piala Dunia, Wagub Banten Alihkan Dukungan untuk Brasil

SERANG, (KB).- Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy kecewa berat tim kesayangannya, Italia, gagal tampil di Piala …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *