Pemkab Serang Belum Tegas Tindak Pencemaran

Sungai Cidurian Tercemar

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dianggap belum tegas dalam menindaklanjuti masalah pencemaran limbah yang terjadi di Sungai Cidurian. Padahal, masalah tersebut sudah bertahun-tahun selalu berulang. Ketua Lembaga Kemasyarakatan Riung Hijau, Anton Susilo mengatakan, terkait kondisi tercemarnya aliran Sungai Cidurian, memandang tidak ada ketegasan dari pemerintah kepada pihak industri. “Selain itu, selama ini semua instansi terkesan saling menyalahkan kebijakan satu dan yang lainnya,” katanya.

Menurut dia, instalasi pembuangan air limbah industri harus intens pengontrolannya. Kemudian, Pemkab Serang juga harus memiliki polutan (pemantau air, tanah, dan udara). Selanjutnya, pemerintah harus bisa membuat pengklasifikasian kelas air. Pemerintah juga harus mengampanyekan atau membuat spanduk, bahwa air di aliran sungai tidak layak untuk digunakan. “Selanjutnya, berikan sanksi sosial terhadap perusahaan yang membuang limbah. Kemudian, ada sanksi tegas yang diberikan kepada perusahaan yang melanggar dan bukan hanya sanksi administratif,” tuturnya.

Sementara, anggota DPRD Kabupaten Serang asal Cikande, Usen menuturkan, prihatin dengan kondisi tercemarnya aliran Sungai Cidurian yang telah berlangsung sekitar tujuh tahun. Oleh karena itu, pihaknya akan menegur Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memastikan kinerjanya sesuai aturan. “Saya sebagai perwakilan dari dapil II, Kecamatan Cikande melihat (kondisi Cidurian) sangat memprihatinkan dan akan ditindaklanjuti ke Komisi IV nantinya,” ujarnya kepada Kabar Banten, Rabu (17/1/2018).

Ia mengatakan, masalah pencemaran sebenarnya berada di ranah DLH. Oleh karena itu, pihaknya akan berkomunikasi dengan DLH untuk menyikapi kondisi aliran Sungai Cidurian yang sering dialiri limbah B3 . “Tolong ditegur pabriknya. Karena kan sudah ada prosedurnya, bahwa limbah B3 itu harus ada penampungan tidak boleh langsung ke kali. Ada beberapa tahap apabila mau disalurkan ke kali itu harus dalam keadaan bersih,” ucapnya. (DN)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here